Ini Dia! Deputi Kemenpan RB Alex Deni Ajak ASN Ikuti Gebrakan Transformasi Birokrasi!

Deputi bidang sumber daya manusia aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Dr. Ir. Alex Denni, M.M.,
Deputi bidang sumber daya manusia aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Dr. Ir. Alex Denni, M.M.,

Jakarta, Sebaraya.com –  24 Mei 2023 lalu Deputi bidang sumber daya manusia aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Dr. Ir. Alex Denni, M.M., mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam konteks transformasi aparatur sipil negara (ASN) saat ini.

Dalam paparan yang disampaikannya, beliau menjelaskan bahwa jumlah ASN saat ini telah mencapai lebih dari 4,3 juta, meningkat dari 4,2 juta pada tahun sebelumnya. Lebih dari 77% ASN tersebut berada di daerah, dengan sekitar 36% di antaranya adalah guru.

Bacaan Lainnya

Dr. Ir. Alex Denni, M.M. menekankan bahwa penyelesaian permasalahan guru merupakan prioritas utama. Meskipun sejumlah persoalan sudah disampaikan oleh Menteri dan pejabat terkait, namun masih ada beberapa hal yang perlu ditindaklanjuti.

Baca Juga : Menpan RB Rilis SE Tentang Jam Kerja ASN saat Ramadhan: Pastikan Kinerja Tetap Optimal dan Pelayanan Publik Lancar!

Selain itu, terdapat juga permasalahan terkait tenaga non-ASN yang sejak tahun 2005 telah berupaya diselesaikan, namun hingga saat ini belum sepenuhnya teratasi. Sekitar 2,3 juta tenaga non-ASN masih ada, dengan sekitar 860.000 di antaranya telah diangkat menjadi PNS tanpa melalui tes.

Dalam upayanya menyelesaikan persoalan ini, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kemenpan RB menyampaikan bahwa pihaknya sedang melakukan simulasi untuk menemukan solusi yang tepat.

Beliau menjelaskan bahwa beberapa prinsip penyelesaiannya antara lain menghindari PHK, mengendalikan anggaran agar tidak membengkak, serta memastikan pendapatan honorer atau non-ASN tidak berkurang. Selain itu, pihaknya juga memperhatikan regulasi yang berlaku dan berupaya menjaga keseimbangan dalam proses digitalisasi yang sedang dilakukan di instansi pemerintah.

Baca Juga : Kabar Terbaru Kenaikan Gaji PNS dari Mentri PANRB! Simak Detailnya di Sini!

Dalam waktu dekat, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi berencana untuk menyusun rencana kebijakan pembentukan ASN hingga tahun 2030. Prioritas utama akan diberikan pada sektor pendidikan dan kesehatan yang masih membutuhkan penambahan ASN.

Namun, dalam konteks digitalisasi, akan dibutuhkan juga talenta-talenta digital dan data scientist. Selain itu, rekrutmen CPNS akan dilakukan secara selektif, dengan fokus pada jabatan yang akan terdampak oleh transformasi digital.

Dalam hal formasi ASN, Kemenpan RB telah menghitung kebutuhan totalnya sebesar 1.030.751. Namun, usulan formasi yang masuk hingga tanggal 10 Mei 2023 masih jauh dari harapan dan banyak daerah yang belum mengusulkan formasi.

Kementerian akan melakukan pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah daerah untuk memastikan peningkatan jumlah formasi ASN yang diajukan sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Selain itu, Dr. Ir. Alex Denni, M.M. juga menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia ASN. Dalam era digitalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, ASN perlu memiliki kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan zaman. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi hal yang sangat penting.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga sedang berupaya mendorong reformasi birokrasi yang lebih efektif dan efisien.

Hal ini dilakukan melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang canggih untuk meningkatkan pelayanan publik dan mengurangi birokrasi yang berbelit-belit. Penerapan sistem e-government dan digitalisasi proses administrasi menjadi fokus dalam upaya tersebut.

Baca Juga : Formasi CPNS 2023 Siap Digelar! Fresh Graduate FKIP: Cerah atau Suram? Yuk, Intip Faktanya!

Dalam hal ini, Dr. Ir. Alex Denni, M.M. mengingatkan bahwa transformasi aparatur sipil negara bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan komitmen dan kerja sama dari semua pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk mencapai hasil yang diharapkan.

Proses transformasi ini memerlukan waktu dan upaya yang cukup besar, namun hasilnya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pemerintah dan masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan transformasi aparatur sipil negara, Dr. Ir. Alex Denni, M.M. juga mengajak semua ASN untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan.

Kemampuan berpikir kritis, kemauan belajar, dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan menjadi kunci kesuksesan dalam menghadapi era yang serba cepat ini.

Dr. Ir. Alex Denni, M.M. mengakhiri paparannya dengan mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam menjalankan transformasi aparatur sipil negara. Dengan semangat kerja dan komitmen yang tinggi, diharapkan tujuan reformasi birokrasi dapat tercapai dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *