BPJS Kesehatan Apresiasi Pandeglang, 223 Ribu Warga Dapat Jaminan Kesehatan

PANDEGLANG, SEBARAYA.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan masyarakat mendapat apresiasi dari BPJS Kesehatan. Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Apresiasi diberikan kepada Bupati Pandeglang Dewi Setiani atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam menjamin 223.017 jiwa penduduk melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah (PBPU-BP Pemda) yang iurannya dibiayai pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Komitmen tersebut menjadi salah satu langkah Pemkab Pandeglang dalam mendukung agenda Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera, khususnya dalam bidang pembangunan manusia dan kesehatan.

Pemkab Pandeglang Tingkatkan Penerima Bantuan Iuran

Bupati Pandeglang Dewi Setiani menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar masyarakat dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap masyarakat. Kami berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera,” jelas Dewi.

Menurut Dewi, pemerintah daerah terus memperkuat pelayanan kesehatan mulai dari tingkat desa, puskesmas hingga rumah sakit. Perluasan akses tersebut dilakukan agar masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Pemkab Pandeglang juga meningkatkan dukungan terhadap masyarakat penerima bantuan iuran JKN.

Pada 2026, jumlah masyarakat yang ditanggung melalui PBPU-BP Pemda yang dibiayai pemerintah daerah disebut meningkat menjadi sekitar 120 ribu jiwa, dari sekitar 91 ribu jiwa pada 2025.

“Kita terus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga meningkatkan dukungan terhadap penerima bantuan iuran atau PBI jaminan kesehatan nasional. Jika pada tahun 2025 sekitar 91 ribu jiwa ditanggung melalui PBI yang dibiayai pemerintah daerah, pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi sekitar 120 ribu jiwa,” tambah Dewi.

Peningkatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengejar target Universal Health Coverage (UHC), sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan.

BPJS Kesehatan Puji Komitmen Pemkab Pandeglang

Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang, Manna, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang terhadap keberlangsungan Program JKN.

Menurutnya, komitmen pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan sekaligus memperluas cakupan perlindungan JKN.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pandeglang dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang atas komitmen serta kontribusi nyata dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Dukungan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan melalui Program JKN,” ujar Manna.

Ia menambahkan, sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan jumlah kepesertaan. Kerja sama juga perlu diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan sehingga manfaat Program JKN benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kolaborasi dan komitmen pemerintah daerah menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang semakin luas. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Pandeglang yang mendapatkan perlindungan melalui Program JKN,” katanya.

Apresiasi BPJS Kesehatan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam memperluas kepesertaan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Ke depan, kolaborasi kedua pihak diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan cakupan kepesertaan, tetapi juga memperkuat kualitas layanan kesehatan serta memastikan masyarakat memperoleh manfaat Program JKN secara optimal.

Dengan dukungan pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan, perluasan jaminan kesehatan di Pandeglang diharapkan semakin mendekati target Universal Health Coverage.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan kesehatan bukan sekadar meningkatkan angka kepesertaan, tetapi memastikan tidak ada masyarakat yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan karena keterbatasan kemampuan membayar iuran. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait