Daftar Isi
SERANG, SEBARAYA.COM – Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Provinsi Banten kini didorong semakin mudah dan praktis melalui digitalisasi. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten meluncurkan QRISAMLING di salah satu kafe di Kota Serang, Jumat (25/9/2026).
Peluncuran QRISAMLING menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital dalam layanan pembayaran pajak daerah. Masyarakat diharapkan semakin mudah menunaikan kewajiban pajaknya melalui transaksi non-tunai.
Digitalisasi pembayaran tersebut juga diharapkan berdampak terhadap peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Pada akhirnya, peningkatan pembayaran pajak dapat membantu pemerintah daerah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Asda III Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan kolaborasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Banten melalui Bapenda merupakan salah satu bentuk praktik baik dalam mempercepat transformasi digital.
“Ini adalah salah satu bentuk bagaimana melakukan percepatan digitalisasi di era disrupsi ini, transformasi dari yang manual menjadi digital. Ini adalah bentuk-bentuk praktik baik yang dilakukan, serta bentuk kolaborasi dan sinergi yang dilakukan Bank Indonesia dengan Pemprov Banten dalam rangka menunjang optimalisasi pendapatan asli daerah, terutama untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor,” ujar Rina.
QRISAMLING Didorong Tingkatkan Kepatuhan Pajak
Kepala Bapenda Provinsi Banten Rd. Berly Rizki Natakusumah mengatakan digitalisasi pembayaran menjadi salah satu langkah yang terus dikembangkan pemerintah daerah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.
Menurutnya, QRISAMLING menjadi bagian dari sejumlah program yang disiapkan Bapenda Banten pada triwulan terakhir 2026.
Selain QRISAMLING, Pemprov Banten masih menjalankan kebijakan berdasarkan Pergub 435, termasuk program bebas denda dan diskon pajak yang telah dilaksanakan.
Bapenda Banten juga merencanakan pemberian Anugerah Patuh Pajak kepada masyarakat pada akhir tahun 2026. Program tersebut akan menyediakan berbagai hadiah bagi masyarakat, di antaranya lima hadiah umrah dan sekitar 30 sepeda motor, serta sejumlah hadiah lainnya.
Berly mengatakan berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mendukung pembangunan di Provinsi Banten. “Kami mengajak beberapa komunitas untuk bisa berpartisipasi aktif memberikan informasi dan publikasi terkait dengan apa manfaat dari pajak yang diberikan oleh masyarakat dan kembali ke masyarakat,” katanya.
Bertepatan dengan HUT ke-26 Provinsi Banten
Peluncuran QRISAMLING juga dirangkaikan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-26 Provinsi Banten. Berly berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari semangat pembangunan Banten, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka mengajak masyarakat berpartisipasi untuk mendukung pembangunan di Provinsi Banten,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga masyarakat semakin merasakan berbagai kemudahan layanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten.
BI Banten Dorong Transaksi Pajak Beralih ke Non-Tunai
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Yusuf Wicaksono H. menyambut baik kolaborasi antara BI Banten dan Pemprov Banten dalam peluncuran QRISAMLING.
Ia mengatakan Bank Indonesia terus mendorong perubahan pola transaksi masyarakat dari tunai menuju transaksi non-tunai.
Menurut Yusuf, semakin luas penggunaan pembayaran digital untuk pajak kendaraan bermotor diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap tingkat kepatuhan masyarakat.
“Bank Indonesia selalu mendorong perubahan dari transaksi tunai menjadi nontunai. Kenapa? Karena memang sangat berdampak. Semakin banyak masyarakat yang membayar pajak menggunakan non-tunai secara digitalisasi, hal itu juga berdampak semakin tinggi efektivitasnya, di mana masyarakat untuk membayar pajak semakin meningkat dan dapat membantu Pemerintah Provinsi Banten dalam menambah pendapatan asli daerah (PAD),” kata Yusuf.
Dengan sistem pembayaran yang semakin mudah, masyarakat diharapkan tidak lagi menjadikan proses pembayaran sebagai kendala dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.
Jasa Raharja Dukung Digitalisasi Pembayaran PKB
Dukungan terhadap digitalisasi pembayaran pajak kendaraan bermotor juga disampaikan Jasa Raharja Provinsi Banten.
Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Banten, Benyamin Bob Panjaitan mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan QRISAMLING yang digagas melalui kolaborasi tersebut.
“Kami PT Jasa Raharja wilayah Provinsi Banten mendukung penuh kegiatan yang telah terlaksana pada sore hari ini. Kita semua berharap digitalisasi ini dapat memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan penerimaan asli daerah, khususnya di bidang pajak kendaraan bermotor,” ujar Benyamin.
Peluncuran QRISAMLING menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat ekosistem pembayaran digital di Banten. Melalui kemudahan transaksi, edukasi kepada masyarakat, serta berbagai program apresiasi kepatuhan pajak, pemerintah berharap kesadaran masyarakat dalam membayar PKB terus meningkat.
Pada saat yang sama, optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor diharapkan semakin memperkuat PAD yang kemudian dapat mendukung pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Provinsi Banten. (RST)







