TANGERANG, SEBARAYA.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat kolaborasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah. Sinergi ini difokuskan pada percepatan layanan listrik bagi Program Elektrifikasi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi antara General Manager PLN UID Banten beserta jajaran dengan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Kantor Bupati Tangerang, Selasa (28/7). Pertemuan menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat koordinasi dalam penyelarasan data, pemetaan kebutuhan daya listrik, hingga percepatan pelayanan pada lokasi-lokasi prioritas di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menilai ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu fondasi utama dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan daerah. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN perlu dilakukan sejak tahap perencanaan agar kebutuhan energi dapat dipenuhi sesuai karakteristik setiap wilayah.
“Kami mengapresiasi dukungan serta respons PLN dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan di Kabupaten Tangerang. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar Program Elektrifikasi, SPPG, dan Koperasi Desa Merah Putih dapat berjalan dengan baik serta manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Maesyal.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mempercepat koordinasi antarperangkat daerah guna memastikan data lokasi dan kebutuhan listrik setiap program dapat tersampaikan secara akurat kepada PLN.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar penyediaan infrastruktur kelistrikan dapat dilakukan lebih tepat sasaran sekaligus mendukung pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, menegaskan PLN siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang cepat, andal, dan sesuai kebutuhan pembangunan.
Menurut Tonny, peran PLN tidak hanya sebatas menyediakan sambungan listrik, tetapi juga melakukan pemetaan kebutuhan daya, koordinasi teknis, kesiapan jaringan, hingga pengawalan proses pelayanan agar setiap program pemerintah dapat segera beroperasi.
“Bagi PLN, listrik bukan sekadar infrastruktur, tetapi penggerak pelayanan publik dan perekonomian masyarakat. Ketika SPPG dapat melayani kebutuhan gizi secara optimal dan koperasi desa mampu mengembangkan usaha produktif, di situlah listrik memberikan nilai tambah yang nyata bagi kehidupan masyarakat,” kata Tonny.
Ia menambahkan, PLN UID Banten akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang agar seluruh kebutuhan kelistrikan dapat ditangani secara aman, terukur, dan tepat waktu.
“Kami siap mengawal kebutuhan kelistrikan program strategis pemerintah sejak tahap perencanaan hingga beroperasi. Sinergi yang kuat akan mempercepat hadirnya layanan berkualitas, membuka peluang ekonomi baru, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” tambahnya.
Audiensi tersebut juga dihadiri tiga unit pelayanan PLN yang bertugas di wilayah Kabupaten Tangerang, yakni PLN UP3 Cikupa, UP3 Teluk Naga, dan UP3 Serpong.
Manager PLN UP3 Cikupa, Didik Krismanto, menjelaskan bahwa masing-masing unit akan melakukan inventarisasi lokasi, identifikasi kondisi jaringan listrik, perhitungan kebutuhan daya, serta menentukan skema pelayanan yang paling sesuai.
“PLN siap mendukung kebutuhan kelistrikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui pelayanan yang cepat, terkoordinasi, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Data lokasi dan kebutuhan daya yang lengkap akan membantu kami menyiapkan solusi kelistrikan secara lebih tepat,” ujar Didik.
Ia menilai koordinasi lintas unit menjadi faktor penting karena wilayah Kabupaten Tangerang dilayani oleh beberapa Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Dengan pembagian wilayah kerja yang jelas, setiap kebutuhan masyarakat maupun pemerintah dapat ditindaklanjuti lebih cepat.
Kolaborasi ini dinilai memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Pada program SPPG, listrik menjadi kebutuhan utama untuk mendukung operasional peralatan pengolahan dan penyimpanan makanan bergizi. Sementara bagi Koperasi Desa Merah Putih, pasokan listrik yang andal akan memperkuat aktivitas usaha, digitalisasi layanan, administrasi, hingga pengembangan ekonomi produktif di tingkat desa.
Sebagai tindak lanjut, PLN UID Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mempercepat pemetaan lokasi prioritas serta penyusunan kebutuhan kelistrikan setiap program. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses listrik, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekonomi desa, dan mendukung pertumbuhan pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan di Kabupaten Tangerang. (RST)







