Peringati HPN 2026, PLN Banten Buka Ruang Dengar Pelanggan

Manager PLN ULP Pandeglang melayani langsung pelanggan di loket pelayanan dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran PLN dalam memberikan pelayanan secara langsung hingga ke unit terdepan, sekaligus memperkuat kedekatan dengan pelanggan di setiap wilayah layanan. ISTIMEWA

TANGERANG, SEBARAYA.COM – Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten untuk mendekatkan jajaran manajemen dengan masyarakat.

Tak sekadar memberikan pelayanan, para pimpinan PLN turun langsung ke sejumlah unit pelayanan untuk menyapa, mendengarkan kebutuhan, sekaligus menggali pengalaman pelanggan saat mengakses layanan kelistrikan.

Bacaan Lainnya

Salah satunya berlangsung di PLN UP3 Cikokol, Tangerang. Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Banten, Rudiana Nurhadian, didampingi Manager PLN UP3 Cikokol, Badruz Zaman, terlibat langsung melayani pelanggan yang datang.

Suasana pelayanan berlangsung hangat. Selain membantu kebutuhan pelanggan, jajaran manajemen juga berdialog untuk mengetahui pengalaman masyarakat dalam mendapatkan layanan PLN.

Dengarkan Suara Pelanggan

Rudiana mengatakan, HPN menjadi kesempatan penting bagi PLN untuk melihat kualitas pelayanan dari sudut pandang pelanggan.

Menurutnya, pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat kebutuhan pelanggan diselesaikan, tetapi juga bagaimana pengalaman masyarakat selama berinteraksi dengan PLN.

“Hari ini kami ingin hadir sebagai mitra yang mendengar pelanggan. Dengan bertemu secara langsung, kami dapat memahami apa yang sudah dirasakan baik oleh pelanggan sekaligus bagian mana yang masih perlu terus kami tingkatkan,” ujar Rudiana.

Ia menilai interaksi langsung menjadi sumber masukan penting bagi PLN untuk menyempurnakan proses pelayanan.

Kedekatan dengan pelanggan juga diperlukan agar setiap inovasi dan perbaikan layanan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Harapan kami sederhana, setiap pelanggan yang berinteraksi dengan PLN mendapatkan pengalaman yang mudah, cepat, dan menyenangkan. Teknologi membantu kami mempercepat pelayanan, namun kedekatan dan kemampuan mendengarkan pelanggan tetap menjadi hal yang utama,” tambah Rudiana.

Manajemen PLN Turun ke Unit Pelayanan

Kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di UP3 Cikokol. Jajaran manajemen PLN UID Banten juga hadir di berbagai unit pelayanan lainnya.

Para Manager UP3 hingga Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) turun langsung untuk melayani, berdialog dan mendengarkan masukan pelanggan.

General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, mengatakan keterlibatan langsung jajaran manajemen merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang semakin berorientasi kepada pelanggan.

“Bagi kami, Hari Pelanggan Nasional bukan hanya tentang satu hari memberikan pelayanan terbaik. Semangatnya harus hadir setiap hari, di setiap titik layanan PLN. Pelanggan harus merasakan bahwa PLN semakin mudah dijangkau, semakin responsif, dan semakin memahami kebutuhannya,” kata Tonny.

Menurut Tonny, pertemuan langsung dengan pelanggan juga memberikan gambaran nyata mengenai kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Masukan tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan proses bisnis maupun inovasi pelayanan PLN.

“Kami ingin seluruh insan PLN memiliki perspektif yang sama, yaitu setiap proses yang kita perbaiki pada akhirnya harus bermuara pada pengalaman pelanggan yang semakin baik. Mendengar langsung suara pelanggan membantu kami memastikan transformasi yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat,” jelasnya.

Pelanggan Apresiasi Bisa Bertemu Manajemen

Kehadiran manajemen PLN secara langsung mendapat respons positif dari pelanggan.

Salah seorang pelanggan yang datang ke UP3 Cikokol, Slamet, mengaku senang karena dapat menyampaikan kebutuhan secara langsung kepada jajaran PLN.

Ia datang untuk berkonsultasi mengenai layanan tambah daya dan tidak mengetahui bahwa kunjungannya bertepatan dengan peringatan HPN 2026.

“Saya cukup senang karena hari ini bisa berbicara langsung dan menyampaikan kebutuhan saya. Pelayanannya juga dijelaskan dengan baik, jadi kami sebagai pelanggan merasa lebih nyaman dan lebih memahami layanan yang tersedia,” ujar Slamet.

Menurutnya, interaksi langsung membuat pelanggan memiliki ruang yang lebih terbuka untuk menyampaikan kebutuhan maupun pengalaman ketika menggunakan layanan PLN.

HPN Jadi Momentum Evaluasi Layanan

Bagi PLN UID Banten, HPN 2026 tidak hanya menjadi seremoni tahunan.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memastikan transformasi pelayanan yang dilakukan perusahaan benar-benar dirasakan masyarakat.

Mulai dari kemudahan akses, kecepatan respons, kualitas informasi hingga keramahan petugas menjadi bagian dari pengalaman pelanggan yang terus diperhatikan.

PLN menilai teknologi memang memiliki peran penting dalam mempercepat dan mempermudah layanan. Namun, komunikasi langsung dan kemampuan mendengarkan pelanggan tetap menjadi bagian penting dalam membangun hubungan jangka panjang.

Melalui semangat HPN 2026, PLN UID Banten menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang ramah, responsif, cepat dan semakin dekat dengan masyarakat.

Bagi PLN, setiap masukan pelanggan bukan sekadar keluhan, melainkan menjadi bahan penting untuk memperbaiki layanan dan memastikan transformasi kelistrikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait