SERANG, SEBARAYA.COM – Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo, meninjau langsung kegiatan pendistribusian beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Lapangan Parkir Polda Banten, Selasa (12/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri menjaga kestabilan harga pangan, khususnya beras, di tengah fluktuasi harga di pasaran.
Peninjauan ini turut dihadiri pejabat tinggi negara dan daerah, di antaranya Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Gubernur Banten Andra Soni, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Andrian Susanto, Kajati Banten Dr. Siswanto, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Wakapolda Banten Brigjen Pol H. Hengki, serta Kabulog Banten Johan Wahyudi.
Dalam keterangannya, Kapolri menyebut Polda Banten menggelar Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan berbagai bahan pokok yang dijual dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Hari ini Polda Banten menyediakan 4 ton beras, 250 kilogram gula, dan 250 liter minyak goreng untuk masyarakat. Saya juga menerima laporan bahwa hingga saat ini Polda Banten telah menyalurkan kurang lebih 27 ton beras,” ujar Jenderal Listyo Sigit.
Kapolri juga memaparkan bahwa secara nasional, Polri telah mendistribusikan sekitar 2.225 ton beras SPHP. Besok, kegiatan distribusi akan digelar serentak mulai dari tingkat Polsek, Polres, hingga Polda.
“Targetnya, distribusi ini bisa menjaga harga beras medium maupun premium tetap sesuai standar pemerintah, bahkan diupayakan di bawah HET, untuk mengimbangi dinamika harga di lapangan. Saat ini, jumlah beras yang harus disalurkan sekitar 1,3 juta ton hingga akhir tahun,” tegasnya.
Kapolri berharap langkah ini tidak hanya menekan harga, tetapi juga memastikan pasokan pangan aman bagi seluruh lapisan masyarakat. “Polri akan terus mendorong dan membantu agar distribusi beras ini lancar hingga akhir tahun nanti,” pungkasnya. (RST)







