CILEGON, SEBARAYA.COM — Suasana berbeda tampak di SMPN 3 Kota Cilegon pada Kamis, 12 Juni 2025. Bukan hanya guru yang mengajar di depan kelas, namun jajaran birokrat Pemerintah Kota Cilegon turut hadir untuk membagikan ilmu dan inspirasi dalam program Birokrat Mengajar yang kembali digelar tahun ini.
Program yang bertujuan memperkenalkan dunia birokrasi kepada pelajar ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Cilegon. Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin, bahkan turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya kegiatan sekaligus mengajar secara langsung di dalam kelas.
“Alhamdulillah, hari ini ada sembilan OPD yang terlibat dalam Birokrat Mengajar di SMPN 3 Cilegon. Ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya yang terbukti memberi dampak positif bagi siswa,” ujar Maman kepada media.
Maman juga membagikan pengalamannya saat menjadi pengajar dadakan. Ia menyampaikan materi tentang peran pemerintah daerah dan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Kami ingin menanamkan semangat kebangsaan sekaligus memperkenalkan peran birokrasi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Daerah I Kota Cilegon, Bambang Bintan, berharap program ini dapat membuka wawasan baru bagi para siswa terhadap dunia pemerintahan.
“Dengan kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya mengenal wajah birokrasi dari kejauhan, tapi melihat langsung bagaimana aparatur sipil negara (ASN) bekerja dan berkontribusi. Harapannya, ini bisa menjadi referensi baru dalam menyusun cita-cita mereka,” ujarnya.
Antusiasme juga dirasakan pihak sekolah. Kepala SMPN 3 Kota Cilegon, Naziah Tamaen, menyambut baik kehadiran para birokrat di lingkungan sekolahnya. “Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Melalui program ini, siswa kami bisa lebih memahami tugas dan peran ASN, yang mungkin selama ini hanya mereka dengar namanya tanpa tahu bagaimana cara kerjanya,” ucap Naziah.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya karena semakin sedikit siswa yang bercita-cita menjadi ASN. Menurutnya, kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab.
“Dengan hadirnya berbagai OPD di sekolah, kami berharap bisa menambah referensi siswa tentang karier masa depan, termasuk menjadi bagian dari pemerintahan. Siapa tahu, suatu hari nanti, ada alumni SMPN 3 yang duduk sebagai pejabat Pemerintah Kota Cilegon,” pungkasnya penuh harap.
Diketahui, program Birokrat Mengajar di SMPN 3 Cilegon ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan dan pemerintahan bisa berjalan beriringan dalam membentuk generasi masa depan yang sadar peran dan tanggung jawab sebagai warga negara. (BDN)







