KKB x BIF 2026 Satukan UMKM dan Investor, Banten Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Kegiatan pembukaan KKB x BIF 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten, di Ballroom DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Jum’at (9/10/2026). ISTIMEWA

TANGERANG SELATAN, SEBARAYA.COM – Upaya mendorong investasi berkualitas sekaligus membawa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Banten naik kelas mendapat momentum baru melalui Karya Kreatif Banten (KKB) x Banten Investment Forum (BIF) 2026.

Kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten pada 9–11 Oktober 2026 di Ballroom DoubleTree by Hilton Jakarta Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, itu tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Mengoptimalkan Potensi Penyangga Megapolitan melalui Investasi Berkualitas dan Penguatan Ekosistem UMKM untuk Mendorong Daya Saing Banten”, KKB x BIF 2026 diarahkan untuk mempertemukan pelaku UMKM, pembeli, investor, pemerintah, lembaga keuangan, hingga pemilik proyek dalam satu ekosistem ekonomi.

Investasi Banten Tembus Rp130,2 Triliun

Potensi tersebut tercermin dari kinerja investasi Banten. Pada 2025, realisasi investasi mencapai Rp130,2 triliun, atau 108,95 persen dari target, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 214.216 orang.

Sementara hingga semester I 2026, realisasi investasi Banten telah mencapai Rp66,3 triliun, atau 46,63 persen dari target tahunan sebesar Rp142,19 triliun.

Capaian itu menunjukkan besarnya peluang investasi di Banten. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan komitmen investasi tidak berhenti pada tahap penjajakan, melainkan dapat berlanjut menjadi proyek yang terealisasi dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Di sinilah KKB x BIF 2026 mengambil peran dengan memperkuat investment pipeline, mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor yang sesuai, serta mendorong penyelesaian berbagai hambatan investasi, termasuk persoalan lahan dan tata ruang.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikhin M. Juhro, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten atas sinergi yang terjalin dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Banten memiliki potensi ekonomi yang besar berkat posisi strategis, konektivitas yang kuat, dan pasar UMKM yang luas.

Namun, potensi tersebut perlu diwujudkan menjadi nilai tambah nyata melalui realisasi investasi dan peningkatan transaksi UMKM. Untuk itu, Solikhin menekankan pentingnya prinsip 3K, yaitu Kualitas produk, Konektivitas dengan pasar, pembiayaan, dan investor, serta Kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, UMKM, dan investor sebagai kunci mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

UMKM Banten Didorong Masuk Rantai Pasok Industri

Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya membangun ekosistem UMKM yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Penguatan tersebut mencakup peningkatan kapasitas usaha, kualitas produk, digitalisasi, akses pembiayaan, perluasan pasar, serta kemitraan dengan pelaku industri.

Dengan pendekatan tersebut, UMKM tidak hanya ditargetkan mampu menjual produk, tetapi juga memiliki peluang masuk ke dalam rantai pasok industri yang berkembang di Banten. Investasi berkualitas pun diharapkan memberikan dampak lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga keterlibatan pelaku usaha lokal.

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen

Penguatan investasi dan UMKM menjadi semakin penting seiring dengan kinerja ekonomi Banten yang tetap tumbuh positif. Pada triwulan II 2026, ekonomi Banten tumbuh 5,49 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Sementara itu, investasi juga memiliki peran besar dalam struktur ekonomi daerah. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tercatat berkontribusi 30,97 persen terhadap PDRB Banten pada 2025. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa investasi dan penguatan UMKM perlu berjalan beriringan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

Dari Business Matching hingga Komitmen Investasi

Rangkaian KKB x BIF 2026 menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari showcase UMKM, business matching dengan pembeli domestik dan internasional, The Brewtiful Banten Experience, Banten Creative Runway, hingga talkshow, edukasi, dan kompetisi kreatif.

Agenda tersebut dirancang untuk memperluas eksposur produk UMKM sekaligus membuka peluang kerja sama dan pasar baru.

Momentum penting lainnya adalah penandatanganan Investment Letter of Intent (LoI) oleh enam perusahaan, yakni Raybo Co. Limited, PT Winda Industrial Indonesia, PT Tukaka Craftwork Indonesia, PT Mingcheng Knitting Indonesia, PT Dragon Soar Industrial, dan PT Yuchuang Biotechnology Indonesia.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman antara Modern Cikande dan Yayasan APINDO untuk program APINDO Daya sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia vokasi.

Komitmen percepatan penyelesaian hambatan investasi juga diperkuat melalui kolaborasi Bank Indonesia Provinsi Banten, Kementerian ATR/BPN, BPN Provinsi Banten, DPMPTSP Provinsi Banten, dan Pemerintah Provinsi Banten.

Tak Berhenti di Komitmen

KKB x BIF 2026 pada akhirnya tidak hanya berbicara mengenai besarnya potensi investasi atau banyaknya produk UMKM yang ditampilkan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap peluang yang terbentuk dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama, investasi yang terealisasi, kemitraan usaha, serta keterlibatan UMKM lokal dalam rantai ekonomi yang lebih luas.

Dengan posisi strategis sebagai penyangga kawasan megapolitan Jakarta, basis industri di Banten utara, serta kekayaan potensi alam dan budaya di Banten selatan, daerah ini memiliki modal besar untuk terus memperkuat daya saingnya.

Sinergi pemerintah, Bank Indonesia, investor, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan UMKM menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi Banten semakin inklusif dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait