PMI Kabupaten Serang Serahkan Aset Gedung ke Pemkot Serang, Dorong Percepatan Pembangunan Ibu Kota Banten

SERANG, SEBARAYA.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang memberikan contoh nyata dalam mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota Provinsi Banten dengan menyerahkan aset gedung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Langkah ini dinilai sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam menata wajah Kota Serang sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian.

Ketua PMI Kabupaten Serang, Fahmi Hakim, mengatakan bahwa penyerahan aset tersebut menjadi bukti nyata kontribusi PMI dalam mendukung pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya

“Hari ini membuktikan bahwa PMI Kabupaten Serang berkesempatan menyerahkan aset secara langsung kepada Pemerintah Kota Serang,” ujar Fahmi Hakim kepada wartawan, Senin (12/1/2026).

Fahmi menjelaskan, penyerahan aset dilakukan seiring dengan kepindahan kantor PMI Kabupaten Serang ke Kecamatan Ciruas, setelah PMI membangun gedung baru di wilayah Pelawad. “Karena PMI Kabupaten Serang sudah pindah ke Ciruas dan telah membangun gedung baru di daerah Pelawad,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fahmi menegaskan bahwa PMI Kabupaten Serang senantiasa membangun sinergitas dan kolaborasi dengan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten. Menurutnya, nilai dan luas aset yang diserahkan menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan kota.

“Luas dan nilai aset ini bagi kami membuktikan komitmen percepatan pembangunan di Kota Serang,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar langkah PMI dapat menjadi contoh bagi pihak lain yang hingga kini belum menyerahkan aset kepada Pemkot Serang. “Kita harus mulai mendukung Pemerintah Kota Serang. PMI saja sebagai insan kemanusiaan sudah menyerahkan aset. Artinya, pembangunan Kota Serang harus didukung bersama-sama agar terus berjalan dengan baik,” tegas Fahmi.

Menurutnya, penataan Kota Serang saat ini sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan, mulai dari kawasan perkotaan hingga penataan ruang publik. “Tatanan Kota Serang sudah mulai tertata dengan baik. Di kawasan Royal Baroe seperti Jalan Braga, pinggir rel kereta sudah dibongkar. Masterplan miniatur ibu kota tentu harus terus berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Serang atas kontribusinya dalam penataan kota. “Kami sangat berterima kasih kepada PMI Kabupaten Serang yang telah membantu menggenjot penataan kota dan menjaga wajah ibu kota agar tidak terganggu secara visual,” ujar Budi Rustandi.

Ia menjelaskan, aset lahan milik PMI Kabupaten Serang ke depan akan dimanfaatkan secara produktif, salah satunya dengan disewakan untuk kegiatan perekonomian yang tetap mengedepankan estetika kota. “Lahan PMI Kabupaten Serang nantinya akan disewakan untuk kegiatan ekonomi, tentu dengan konsep yang bagus. Sekali lagi, kami sangat berterima kasih karena telah ikut menata wajah Ibu Kota Banten,” jelasnya.

Budi Rustandi juga berharap agar penyerahan aset dapat dilakukan oleh pihak-pihak lain, termasuk dari wilayah Kabupaten Serang, demi mendukung penataan Kota Serang secara menyeluruh. “Kita harus bahu membahu menata Kota Serang. Saya berharap Kabupaten Serang juga ikut membantu penyerahan aset agar wajah Ibu Kota Banten semakin bagus,” tegasnya.

Ia menambahkan, komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang terus terjalin dengan baik, mengingat pusat pemerintahan Kabupaten Serang kini telah berada di Ciruas.

Di akhir pernyataannya, Budi Rustandi menegaskan bahwa pada Maret 2026, Pemkot Serang akan memulai pembangunan besar di kawasan Alun-Alun Kota Serang. “Pada Maret ini akan dimulai pembangunan besar di Alun-Alun Kota Serang dan ini akan menjadi ikon baru Kota Serang,” pungkasnya. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait