PLN Peduli Edukasi Warga Sukawali, Dari Keselamatan Listrik hingga Pencegahan Stunting

Foto bersama peserta, perangkat desa, serta perwakilan PLN UID Banten bersama BPBD dan tenaga kesehatan dalam kegiatan Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, Sabtu (20/9). ISTIMEWA

TANGERANG, SEBARAYA.COM – Ratusan warga Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, antusias mengikuti Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan yang menjadi bagian dari rangkaian acara Beraksi dan Berbagi Untuk Negeri dari PLN Peduli. Tak hanya membahas listrik aman, kegiatan ini juga meliputi pelatihan memasak darurat, penyuluhan gizi, hingga pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui.

Edukasi keselamatan listrik disampaikan langsung oleh Assistant Manager K3 dan KAM PLN UID Banten, Muhammad Rodi Maiza, yang menjelaskan tentang jarak aman dengan jaringan listrik, penyebab listrik padam, serta batas kewenangan antara pelanggan dan PLN dalam instalasi. Diskusi berlangsung interaktif, warga aktif bertanya hingga berbagi pengalaman seputar penggunaan listrik di rumah tangga.

Bacaan Lainnya

Salah seorang peserta, Novi (28), kader PKK, mengaku sosialisasi ini membuatnya lebih waspada terhadap risiko kelistrikan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Banyak hal sederhana yang ternyata bisa berisiko kalau kita tidak tahu aturan keselamatannya. Dengan penjelasan yang mudah dipahami, kami jadi lebih mengerti bagaimana menggunakan listrik dengan aman,” ujarnya.

Selain edukasi kelistrikan, acara juga menghadirkan pelatihan memasak darurat bagi 50 kader PKK. Mereka diajarkan cara menyiapkan makanan sehat, higienis, dan bergizi saat kondisi bencana. Hasil masakan langsung dibagikan kepada ibu hamil yang hadir sehingga manfaatnya dirasakan seketika.

General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menegaskan pentingnya mengintegrasikan aspek keselamatan dan kesehatan dalam kegiatan PLN Peduli.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama PLN. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menikmati listrik yang andal, tetapi juga memahami cara penggunaannya dengan aman. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, semakin kecil potensi bahaya. Melalui sinergi ini, kami ingin membangun budaya peduli listrik sekaligus mendukung kesehatan dan ketangguhan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan Beraksi dan Berbagi Untuk Negeri ini juga dilengkapi dengan penyuluhan pencegahan stunting dan layanan pemeriksaan kesehatan. Sebanyak 200 ibu hamil dan menyusui mengikuti pemeriksaan, menjadikan acara ini tak hanya sarana edukasi, tetapi juga bentuk kepedulian nyata PLN terhadap kualitas hidup masyarakat.

Dengan memadukan edukasi kelistrikan, ketahanan pangan, dan kesehatan keluarga, PLN UID Banten menunjukkan peran aktifnya dalam membangun desa yang lebih aman, sehat, dan berdaya. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait