PLN UID Banten dan TP PKK Provinsi Banten Gelar Bakti Sosial di Adat Baduy

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Ibu Tinawati Andra Soni (ketiga dari kiri) dan Ketua PIKK PLN UID Banten, Ibu Lilian Joharifin (keempat dari kanan) menyerahkan bantuan kepada anak-anak yatim piatu didampingi perangkat Desa Kanekes dalam kegiatan Bakti Sosial Adat Baduy, Rabu (15/10). ISTIMEW

LEBAK, SEBARAYA.COM – Dalam semangat berbagi dan mempererat kepedulian terhadap sesama, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten melaksanakan Bakti Sosial Adat Baduy di Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, baru-baru ini.

Kegiatan sosial ini menjadi wujud sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat adat dalam memperkuat nilai kemanusiaan sekaligus melestarikan budaya khas Banten yang menjadi kebanggaan bersama.

Bacaan Lainnya

Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif PLN UID Banten serta Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN yang menghadirkan kegiatan sosial penuh makna bagi masyarakat adat Baduy.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memperkuat pelestarian budaya. Saya melihat potensi luar biasa dari masyarakat Baduy, khususnya dalam kerajinan tenun yang menjadi kebanggaan Banten,” ujar Tinawati.

Ia menegaskan, kolaborasi lintas pihak seperti ini penting untuk terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. “Saya berharap sinergi seperti ini dapat terus dilakukan, karena membawa nilai kemanusiaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kanekes, Jaro Oom, mewakili masyarakat adat Baduy, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. “Kami merasa bahagia dan bersyukur atas kunjungan serta bantuan dari PLN dan TP PKK. Kehadiran ibu-ibu dan bapak-bapak di sini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga tradisi dan mengembangkan potensi lokal seperti tenun Baduy,” ungkapnya.

Ketua PIKK PLN UID Banten, Lilian Joharifin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.

“Bakti Sosial Adat Baduy ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga cerminan semangat kebersamaan. Melalui kolaborasi antara PIKK PLN UID Banten, TP PKK Provinsi Banten, dan YBM PLN, kami berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat nyata serta mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” tutur Lilian.

Ia menambahkan, semangat berbagi dan kepedulian sosial yang diusung dalam kegiatan ini menjadi energi positif yang mendorong PLN untuk terus hadir tidak hanya sebagai penyedia listrik yang andal, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial di tengah masyarakat.

“Kepedulian adalah energi yang menyatukan. Kami ingin PLN dikenal bukan hanya karena listriknya yang terang, tetapi juga karena peran aktifnya dalam membawa kebaikan bagi masyarakat,” tutup Lilian.

Dengan mengusung nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pelestarian budaya, kegiatan Bakti Sosial Adat Baduy ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu membawa cahaya kebaikan bagi masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya Banten tetap lestari. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait