SERANG, SEBARAYA.COM – Perayaan Hari Raya Iduladha 1446 H tidak hanya menjadi momen pengorbanan dan berbagi melalui hewan kurban, tetapi juga menjadi ajang pengabdian luar biasa bagi insan PT PLN (Persero). Melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten, PLN menegaskan komitmennya untuk memastikan keandalan listrik demi kelancaran ibadah masyarakat di seluruh wilayah Banten.
Di bawah komando penuh UID Banten, seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dikerahkan untuk siaga penuh di berbagai titik strategis selama pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Sabtu (7/6/2025). Skema kelistrikan berlapis dan personel siaga menjadi andalan untuk menjaga sistem tetap stabil, utamanya di lokasi-lokasi penting dan berisiko tinggi.
Salah satu lokasi prioritas yang dijaga ketat adalah Masjid Al-Istigna di kawasan Islamic Village, Tangerang, tempat berlangsungnya penyembelihan hewan kurban milik Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. PLN UP3 Serpong di bawah kepemimpinan Yudi Lordianto menyiapkan dua unit genset cadangan berkapasitas 100 kVA dan 40 kVA, disertai pengecekan menyeluruh terhadap instalasi listrik.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UP3 Serpong yang sudah siaga penuh sejak awal. Tidak ada gangguan listrik sama sekali, kegiatan ibadah dan penyembelihan bisa berjalan lancar dan tertib,” ujar Agus, Ketua DKM Masjid Al-Istigna.
Sementara itu, PLN UP3 Banten Utara juga menunjukkan semangat pengabdian di dua titik vital: Gedung Negara Provinsi Banten—lokasi penyembelihan hewan kurban oleh Gubernur Banten—serta Pondok Pesantren Al-Qur’an Bai Mahdi Sholeh Ma’mun yang menerima hewan kurban dari Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi.
Dipimpin langsung oleh PLN UP3 Banten Utara, Hanfi Adhrean Abidin, menjalankan skema siaga dengan pemeriksaan instalasi, penempatan petugas jaga, dan penyediaan pasokan listrik cadangan guna memastikan tidak ada gangguan selama prosesi berlangsung.
“Bagi kami, siaga kelistrikan di Hari Raya bukan sekadar tugas teknis, tetapi juga bentuk lain dari ibadah. Ini adalah komitmen kami untuk hadir dan memastikan kenyamanan serta kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah,” ujar Yudi Lordianto.
Hanfi Adhrean Abidin menambahkan, “Dengan koordinasi yang matang dan semangat kolaborasi, kami pastikan seluruh titik kegiatan perayaan Iduladha berjalan tanpa kendala kelistrikan.”
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas yang tetap bertugas meski di tengah hari libur nasional. “Hari Raya bukan alasan untuk berhenti melayani. Justru inilah momen pengabdian terbaik bagi insan PLN. Siaga kelistrikan di Hari Raya Iduladha adalah bentuk lain dari ibadah kurban—bukan dalam wujud daging, tetapi dalam bentuk waktu, tenaga, dan pelayanan tulus demi menerangi setiap detik ibadah masyarakat,” tegas Joharifin.
Dengan semangat dan pengabdian tersebut, PLN kembali membuktikan bahwa terang yang mereka hadirkan bukan hanya soal energi, tetapi juga kepedulian. (RST)







