SERANG, SEBARAYA.COM – Kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara menjadi momentum penting bagi Dewa United FC untuk terus menekan papan atas klasemen BRI Super League musim ini. Tiga poin krusial ini diraih dalam laga pekan ke-30 yang digelar di Banten International Stadium, Rabu (28/4/2026).
Gol tunggal kemenangan Dewa United dicetak oleh Alex Martins melalui eksekusi penalti pada menit ke-54. Hadiah penalti diberikan setelah pemain Persijap Jepara melakukan handball saat mencoba menghalau peluang dari Egy Maulana Vikri.
Hasil ini mengangkat Dewa United ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 47 poin dari 30 pertandingan. Mereka kini hanya terpaut dua angka dari posisi empat besar—jarak yang kian membuka peluang untuk finis di zona elite.
Di sisi lain, Persijap Jepara harus puas tertahan di posisi ke-13 dengan 31 poin. Posisi mereka belum sepenuhnya aman, mengingat hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.
Meski meraih kemenangan, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, justru mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa tim. Ia menilai permainan anak asuhnya belum mencerminkan kualitas yang diharapkan.
“Meski kami mendapatkan tiga poin, saya tidak senang dengan cara tim bermain. Seharusnya kami bisa tampil lebih baik dalam pertandingan ini,” ujarnya usai laga.
Dengan empat pertandingan tersisa, Riekerink menegaskan bahwa target realistis tim kini adalah menembus posisi empat besar klasemen. Ia mengakui persaingan di papan atas sangat ketat, sehingga dibutuhkan konsistensi hingga akhir musim.
“Ambisi kami tentu ingin menjadi juara, tetapi melihat selisih poin, target kami sekarang adalah finis di empat besar,” tegasnya.
Kemenangan ini menjadi sinyal bahwa Dewa United belum menyerah dalam perburuan posisi terbaik. Dengan jarak poin yang semakin tipis, persaingan menuju empat besar dipastikan akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir. (RST)







