PLN Perkuat Sinergi dengan Industri Tekstil, Dorong Efisiensi dan Industri Hijau di Banten

Senior Manager Niaga berfoto bersama Narasumber pada kegiatan Customer Gathering Pelanggan Industri Tekstil. ISTIMEWA

TANGERANG, SEBARAYA.COM – PT PLN (Persero) UID Banten memperkuat kolaborasi strategis dengan sektor industri tekstil melalui kegiatan Customer Gathering Pelanggan Industri Tekstil yang digelar di kawasan Gading Serpong.

Mengusung tema “Strengthening Partnership, Accelerating Growth”, kegiatan ini menjadi wadah strategis mempertemukan PLN dengan pelaku industri tekstil, pemerintah daerah, asosiasi industri, hingga PLN Group guna membahas tantangan dan peluang industri tekstil di tengah tekanan ekonomi global.

Bacaan Lainnya

PLH General Manager PT PLN (Persero) UID Banten, Fauzan, mengatakan sektor industri masih menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik di wilayah Banten.

Menurutnya, industri tekstil memiliki peran vital dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah, penyerapan tenaga kerja, hingga mendukung ekspor nasional. Meski menghadapi tantangan berat seperti pelemahan pasar global, tingginya biaya produksi, dan derasnya produk impor, industri tekstil di Banten dinilai tetap menunjukkan ketahanan yang positif.

“Melalui kegiatan Customer Gathering Pelanggan Industri Tekstil ini, PLN UID Banten berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan kemitraan strategis dengan pelanggan industri. Kami ingin menghadirkan ruang komunikasi yang kolaboratif guna memahami kebutuhan pelanggan sekaligus memberikan solusi kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Fauzan.

Ia menegaskan, sektor industri tekstil membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan andal agar produktivitas serta daya saing usaha tetap terjaga.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN menghadirkan berbagai inovasi layanan seperti Integrated Business Solution (IBS), sistem monitoring energi, hingga dukungan transisi energi menuju industri hijau dan berkelanjutan.

“PLN di sini menjadi mitra strategis bagi industri. Kami terus menghadirkan berbagai inovasi layanan dan solusi energi yang dapat membantu pelanggan meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung transformasi menuju industri yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambahnya.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan PLN dengan para pelaku industri tekstil dan kimia.

Dalam forum tersebut, berbagai persoalan strategis dibahas secara terbuka, mulai dari menurunnya utilisasi produksi akibat serbuan produk impor, tingginya biaya operasional, hingga tantangan ekonomi global yang memengaruhi daya saing industri nasional menjelang tahun 2026.

Perwakilan PT Indah Jaya Industri, Andre, mengapresiasi langkah PLN yang dinilai aktif membangun komunikasi dengan pelaku industri.

“Selama ini layanan dan respons yang diberikan PLN terhadap kami para pelaku bisnis sangat baik dan cepat. Komunikasi yang dilakukan PLN kepada kami sebagai pelaku usaha juga cukup baik. Ke depan kami berharap PLN bisa terus lebih baik lagi,” ujarnya.

Andre juga berharap PLN terus meningkatkan kecepatan pelayanan dan respons terhadap kebutuhan pelanggan industri, terutama dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan penanganan gangguan.

Melalui forum ini, PLN UID Banten berharap hubungan kemitraan dengan industri tekstil semakin solid sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing sektor industri di Provinsi Banten di tengah persaingan global yang semakin ketat. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait