SERANG, SEBARAYA.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menjadi sorotan setelah berhasil memastikan keandalan pasokan listrik tanpa gangguan dalam momentum strategis nasional *Launching 1.061 Titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)* yang digelar secara hybrid dan terhubung langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Sabtu (16/5).
Kegiatan yang dipusatkan di KDKMP Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ini berlangsung dalam pengamanan ketat dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, mulai dari Gubernur Banten, Kapolda Banten, Ketua DPRD Banten, hingga jajaran Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Banten.
Program nasional ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa, di mana Provinsi Banten turut menjadi bagian strategis dari pelaksanaannya.
Gubernur Banten, Andra Soni menyampaikan bahwa Banten berhasil menjadi salah satu provinsi yang berperan aktif dalam peluncuran koperasi desa tersebut.
“Alhamdulillah Provinsi Banten menjadi bagian dari launching operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dari target 1.551 KDMP di Provinsi Banten, saat ini sebanyak 695 koperasi telah beroperasi,” ujarnya.
Di balik suksesnya acara berskala nasional tersebut, peran PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas kelistrikan selama acara berlangsung.
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin menegaskan bahwa PLN telah menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan secara menyeluruh sejak jauh hari sebelum acara dimulai. “PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung kelancaran setiap agenda strategis pemerintah, termasuk kegiatan Launching 1.061 Titik KDKMP yang menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa,” ujar Joharifin.
Ia menjelaskan bahwa kesiapan tidak hanya dilakukan saat hari pelaksanaan, tetapi melalui proses panjang mulai dari inspeksi jaringan, pengecekan gardu distribusi, hingga penguatan sistem cadangan listrik.
“Seluruh personel kami telah melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari jaringan, gardu distribusi, hingga kesiapan genset dan UPS sebagai pasokan cadangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tanpa kendala kelistrikan,” tambahnya.
Di lokasi kegiatan, Manager PLN UP3 Banten Utara, Hasudungan Siahaan memastikan seluruh personel siaga penuh sejak sebelum acara dimulai hingga selesai.
“Kami telah melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem kelistrikan serta menyiagakan personel di lokasi kegiatan. PLN berupaya memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dengan dukungan pasokan listrik yang andal dan tanpa gangguan,” tegasnya.
PLN juga menyiapkan sistem cadangan berupa genset dan UPS di titik strategis sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan pada pasokan utama.
Keberhasilan pengamanan listrik pada acara berskala nasional ini menegaskan peran PLN bukan hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai penopang utama kelancaran agenda strategis pemerintah. Tanpa kedip listrik, tanpa gangguan, dan tanpa jeda—PLN Banten memastikan momentum penting penguatan ekonomi desa berjalan mulus dari awal hingga akhir. (RST)







