Muswil PKB Banten Mantapkan Arah Baru: Politik Kehadiran hingga Target Naik 100 Persen Kursi

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal (tengah) bersama Rivqy Abdul Halim dan Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi, saat lakukan wawancara dengan para awak media, di kantor DPW PKB Banten, Rabu (3/12/2025). RULIE SATRIA

SERANG, SEBARAYA.COM – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banten yang digelar di kantor DPW PKB Banten, Rabu 3 Desember 2025, sukses dilaksanakan dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi arah politik PKB di Banten.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Rivqy Abdul Halim yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa seluruh proses Muswil berjalan tertib, demokratis dan sesuai prosedur. “Alhamdulillah, DPW PKB Banten sudah sukses menyelenggarakan Muswil. Semua tahapan berjalan baik. Proses pencalonan juga sudah selesai dan lima nama kandidat ketua akan kami bawa untuk uji kelayakan dan kepatutan di DPP,” ujar Cucun.

Ia menekankan bahwa nama-nama tersebut belum dapat dipublikasikan karena masih menunggu keputusan final dari DPP PKB. Adapun fit and proper test dijadwalkan berlangsung akhir Desember 2025 dan struktur baru akan diumumkan pada Januari 2026.

Cucun juga memberikan arahan tegas: seluruh daerah pemilihan (dapil) DPR RI di Banten wajib terisi penuh agar mesin politik PKB semakin solid dalam menghadapi agenda politik ke depan. “Kami menekankan pentingnya politik kehadiran, bukan politik lima tahunan. Wakil rakyat PKB harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, bukan menghilang setelah terpilih,” sambungnya.

Ia turut mengapresiasi peningkatan kursi PKB pada Pemilu sebelumnya yang dinilai menjadi bukti nyata kerja struktur PKB Banten.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Banten, Ahmad Fauzi, menambahkan bahwa Muswil kali ini menjadi momentum penting dalam menetapkan orientasi kerja jangka panjang PKB untuk periode 2026–2031. “Ada kenaikan kursi signifikan: provinsi 7 jadi 10 kursi, kabupaten/kota 39 jadi 49 kursi, dan DPR RI dari satu jadi dua kursi. Itu hasil orientasi kerja 2021–2025,” ungkapnya.

PKB Banten kini menargetkan aktivasi penuh mesin partai hingga tingkat desa dan kelurahan. “Ke depan, PKB berorientasi menjadi partai yang melakukan perlindungan, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat di Banten,” tegas Fauzi.

Untuk mewujudkan itu, Muswil menyepakati pembentukan sejumlah Pokja tematik yang akan bekerja hingga 2031, di antaranya:

* Pokja Pertanian: Memetakan permasalahan petani di seluruh Banten.

* Pokja Kesehatan: Melakukan pengawasan dan perlindungan terkait layanan kesehatan, termasuk masalah BPJS, pelayanan IGD, hingga rawat inap.

* Pokja Kemiskinan Ekstrem & Stunting: Menginstruksikan seluruh pengurus mendata kondisi tetangga sekitar, apakah masih terdapat kasus stunting atau kemiskinan ekstrem. Semua laporan akan ditindaklanjuti secara konkret.

“Seluruh struktur pengurus harus hadir sebagai pelindung, pendamping, dan pelayan masyarakat,” tambahnya.

Sejalan dengan instruksi DPP, PKB Banten memasang target besar pada Pemilu mendatang. “20 kursi DPRD Provinsi Banten, minimal 3 kursi DPR RI dan penguatan struktur hingga semua dapil terisi. Dengan kerja konkret di tengah masyarakat, kami yakin PKB akan semakin kuat dan dipercaya rakyat Banten,” tutup Fauzi. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait