Perubahan pola konsumsi masyarakat telah menyebabkan peningkatan permintaan yang luar biasa pada Ramadan. Seharusnya Ramadan dapat mengendalikan pola konsumsi masyarakat, namun kenyataannya permintaan tetap meningkat, dan hal ini berdampak pada stabilitas harga.
Oleh karena itu, Bazar Ramadan diharapkan dapat menjadi alat pengendalian bukan hanya memberikan bantuan pada masyarakat yang berdaya beli rendah, tetapi juga menjadi alat untuk mengendalikan stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah di Kecamatan tersebut.
Acara bazar tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, Staf ahli Bupati, Rahmat Fitriyadi, Asda I Pemkab Serang, Nanang Supriatna, Kepala Diskoumperindag, Adang Rahmat, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, dan muspika Binuang. ***







