Pendekar Cisadane Takluk Atas Singo Edan, Gol Gustavo Franca Jadi Penentu

Persita vs Arema FC. ISTIMEWA

SERANG, SEBARAYA.COM – Drama terjadi di Banten International Stadium saat Arema FC sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang dalam lanjutan Super League 2025-2026, Jumat (10/4/2026) malam WIB.

Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan lahir dari kaki Gustavo Franca pada menit ke-76. Momen tersebut menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang sebenarnya tampil agresif sejak awal pertandingan.

Bacaan Lainnya

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung bermain terbuka. Persita yang tampil di hadapan pendukungnya mencoba menekan, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.

Sebaliknya, Arema FC tampil lebih efektif. Meski tidak mendominasi penuh, tim berjuluk Singo Edan mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Persita dan akhirnya memecah kebuntuan di babak kedua.

Hasil ini membuat Persita—yang dikenal dengan julukan Pendekar Cisadane—harus tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Sementara itu, Arema FC naik ke posisi ke-11 dengan koleksi 35 poin, menjaga asa untuk merangsek ke papan tengah.

Usai pertandingan, pelatih Persita, Carlos Pena, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya.

“Saya tentu kecewa dengan hasil ini, tetapi saya bangga dengan cara bermain tim. Kami menciptakan banyak peluang, pertandingan berjalan seimbang, namun gol yang ditunggu tidak datang. Ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan pujian tinggi kepada anak asuhnya yang tampil disiplin dan penuh determinasi.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras para pemain. Mereka bermain sangat baik dan berhasil membawa pulang tiga poin penting,” ungkapnya.

Pada laga berikutnya, Persita akan menghadapi tantangan berat dengan bertandang ke markas Persik Kediri. Sementara Arema FC dijadwalkan menjamu Persis Solo dalam upaya melanjutkan tren positif mereka.

Kekalahan ini menjadi sinyal bagi Persita untuk segera berbenah, terutama dalam hal efektivitas lini depan—sebuah pekerjaan rumah yang tak bisa ditunda jika ingin tetap bersaing di papan atas. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait