Mengenai kritik, Mumu menyoroti kebiasaan buruk Helldy yang suka begadang.
Kebiasaan ini dinilai dapat mempengaruhi pengambilan keputusan.
“Wali Kota masih suka begadang, dan itu berdampak pada pengambilan keputusan,” jelasnya.
Selanjutnya, Mumu menegaskan, jika masih ada kesan birokrasi kelompok lama dan kelompok baru, hal tersebut tidak seharusnya terjadi.
Sebab, ketika dirinya dan Helldy mengunjungi anak yang sakit, tidak ada camat dan lurah yang mendampingi.
“Jadi, camat dan lurah harus tahu daun jatuh dan jarum jaruh,” tuturnya.
“Wali Kota seharusnya cukup menerima laporan bahwa semuanya sudah diselesaikan. Artinya, ini adalah kritik yang saya sampaikan,” tukasnya.







