SERANG, SEBARAYA.COM – Gelaran PLN Mobile Jawara Run 2025 di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) sukses menarik ribuan peserta dari berbagai daerah. Namun lebih dari sekadar ajang olahraga, acara ini juga menjelma menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan menghadirkan ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari masyarakat sekitar.
Berbagai jenis usaha rakyat seperti es teh, air mineral, gorengan, balon hingga mainan anak-anak ramai menjajakan dagangannya di area acara. Kehadiran ribuan pengunjung membuka peluang ekonomi yang nyata dan langsung dirasakan oleh para pelaku usaha kecil.
“Kami tidak hanya ingin menghadirkan event olahraga dan digitalisasi lewat PLN Mobile, tapi juga menciptakan dampak langsung bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM. Ini bagian dari semangat kami untuk menjadikan PLN hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” ujar General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin.
Untuk mendukung partisipasi UMKM, PLN UID Banten menyediakan area khusus bagi para pelaku usaha berjualan langsung kepada peserta dan pengunjung. Langkah ini menjadi bukti konkret bahwa transformasi PLN tak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi juga menyatu dengan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Selain itu, masyarakat yang hadir juga diperkenalkan dengan aplikasi PLN Mobile, sebuah solusi digital yang memungkinkan pelanggan mengakses layanan kelistrikan seperti pembayaran tagihan, pembelian token, hingga permohonan layanan tambahan, hanya melalui smartphone.
“Dengan PLN Mobile, urusan listrik jadi mudah dan cepat. Kami dorong para pelaku usaha untuk mulai terbiasa memanfaatkan layanan digital ini, demi efisiensi dan kenyamanan usaha mereka,” tambah Joharifin.
Salah satu pelaku UMKM, Wahyu, penjual es teh yang membuka lapak di lokasi, mengaku merasakan langsung manfaat dari acara ini. “Alhamdulillah dagangan laris, banyak peserta yang beli. Acaranya rame dan bikin ekonomi warga kecil seperti saya juga ikut jalan,” tuturnya dengan semangat.
Melalui PLN Mobile Jawara Run 2025, PLN menunjukkan komitmen bahwa digitalisasi dan olahraga bisa dirancang secara inklusif, berdampak luas, dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Sebuah langkah nyata yang menyatukan inovasi, kebugaran, dan kesejahteraan dalam satu napas transformasi.







