Derbi Banten: Dewa United Menang Tipis 1-0 atas Persita, Penalti Alex Martins Jadi Penentu

Konferensi pers Dewa United usai laga kontra Persita Tangerang, di Banten Internasional Stadium (BIS), Kota Serang, Sabtu (29/11/2025) sore. (RULIE SATRIA, dokumen)

SERANG, SEBARAYA.COM — Dewa United akhirnya memutus tren negatif mereka setelah berhasil menaklukkan Persita Tangerang dengan skor tipis 1-0 pada laga bertajuk Derbi Banten, di Banten Internasional Stadium (BIS), Kota Serang, Sabtu (29/11/2025) sore. Pertandingan pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 itu berlangsung ketat dan penuh tensi sepanjang 90 menit.

Gol semata wayang dalam derbi panas tersebut dicetak oleh Alex Martins melalui titik putih pada menit ke-37. Eksekusi penalti yang tenang dari penyerang asal Brasil itu mengamankan tiga poin penting bagi tim berjuluk Banten Warriors.

Bacaan Lainnya

Kemenangan ini terasa sangat berarti bagi Dewa United, yang sebelumnya mengalami rentetan hasil buruk. Tambahan tiga poin membuat skuad asuhan Johannes Hendrikus Olde Riekerink mendapatkan angin segar untuk kembali bersaing di papan tengah klasemen dan menatap laga-laga sisa kompetisi dengan percaya diri.

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Riekerink mengungkapkan rasa puasnya meski menilai tim masih harus memperbaiki banyak aspek permainan. “Babak pertama kita mendapat hadiah penalti yang sukses dieksekusi Alex Martins, dan skor itu bertahan sampai akhir laga. Pada babak kedua, kami memiliki banyak peluang tambahan, namun belum bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Persita Tangerang yang datang dengan status lebih baik di klasemen menempati posisi keenam harus pulang tanpa poin. Kekalahan ini menjadi peringatan bahwa laga derbi selalu memiliki tekanan dan dinamika berbeda, terlepas dari posisi kedua tim di papan klasemen.

Pelatih Persita, Carlos Pena, menyampaikan kekecewaannya terhadap beberapa keputusan wasit, terutama terkait penalti untuk Dewa United. “Saya kira kami bisa memenangkan laga ini. Namun saya kecewa dengan keputusan wasit yang menurut saya merugikan tim. Saya berharap wasit benar-benar menunjukkan perannya sebagai pengadil yang baik,” tegasnya.

Hasil ini sekaligus menegaskan sengitnya persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Setiap pertandingan, terlebih derbi regional seperti Derbi Banten, menuntut konsentrasi penuh dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait