Jangan Asal Menyalip! Ini Tips Aman Cegah Kecelakaan di Jalan Raya

SERANG, SEBARAYA.COM – Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga tentang memahami etika berkendara dan mengambil keputusan yang tepat saat bermanuver. Salah satu penyebab meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas belakangan ini adalah tindakan menyalip sembarangan yang dilakukan tanpa memperhitungkan kondisi jalan dan pengguna lain.

Instruktur Safety Riding Honda Banten, Nicko Triandana, menegaskan bahwa menyalip adalah manuver paling berisiko saat berkendara karena pengendara keluar dari jalur aman dan berhadapan langsung dengan potensi bahaya dari arah berlawanan.

Bacaan Lainnya

“Menyalip kendaraan lain menjadi manuver yang sering dilakukan pengendara di jalan raya. Namun, jika dilakukan sembarangan tanpa perhitungan matang, tindakan ini dapat menimbulkan risiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Nicko.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengendara yang menyalip sembarangan dapat dikenakan sanksi tilang atau denda administratif, tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Untuk menjaga keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan, berikut tujuh langkah aman yang disarankan oleh instruktur Safety Riding Honda Banten:

  1. Pastikan kondisi aman. Periksa situasi di depan dan belakang melalui kaca spion. Hindari menyalip di tikungan, tanjakan, atau persimpangan.
  2. Gunakan lampu sein kanan.Beri tanda lebih awal agar pengendara lain mengetahui niat Anda.
  3. Gunakan klakson atau lampu dim. Sebagai isyarat tambahan kepada kendaraan yang akan didahului.
  4. Jaga jarak aman. Setelah menyalip, jangan langsung memotong jalur. Pastikan jarak sudah cukup.
  5. Menyalip dari kanan. Ini adalah sisi yang lebih aman dan sesuai aturan lalu lintas. Hindari menyalip dari kiri karena berisiko tertabrak dari titik buta (blind spot).
  6. Waspadai kendaraan besar.Hindari menyalip truk atau bus di area sempit karena memiliki blind spot yang luas.
  7. Kenali kemampuan diri dan kendaraan. Jangan memaksakan menyalip jika kondisi tidak memungkinkan.

Nicko juga menambahkan bahwa pengendara perlu fokus dan memahami kondisi jalan sebelum melakukan manuver apa pun.

“Selain keterampilan, pengendara juga perlu fokus dan memahami kondisi jalan yang dilalui. Dengan begitu, risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Yang paling penting, selalu #Cari_Aman di setiap perjalanan,” tutupnya. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait