SERANG, SEBARAYA.COM – Tren negatif belum berakhir bagi Dewa United. Tim berjuluk Banten Warriors itu kembali menelan kekalahan tipis 0-1 dari tamunya, PSM Makassar, dalam laga pekan ke-11 Super League 2025/2026 di Banten International Stadium (BIS), Serang, Minggu (9/11/2025).
Gol tunggal kemenangan PSM Makassar dicetak oleh Abu Kamara pada menit ke-32, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Dewa United. Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk tuan rumah yang kini telah menelan empat kekalahan beruntun.
Sebelumnya, Dewa United harus menyerah 0-4 dari Borneo FC, 0-2 dari PSIM, dan 0-2 dari Madura United. Rentetan hasil minor ini membuat mereka terperosok ke posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan 10 poin dari 12 pertandingan. Sementara PSM Makassar naik ke posisi lebih baik dengan 12 poin dari 10 laga.
Kekalahan beruntun tersebut memicu gelombang kekecewaan dari para pendukung Dewa United di media sosial, terutama di kolom komentar akun resmi Instagram klub.
Akun @fauizi.purnama menulis, “Dewa kayaknya harus evaluasi lebih nih, beberapa laga terakhir kok kalah terus.”
Sementara akun @sultan17982 berkomentar, “Ada apa dengan Dewa q ini.. Ya Tuhan.”
Komentar paling tajam datang dari akun @bolasidoel yang menulis, “Jan Olde, Anda harus berbenah atau segera mundur! Taktik Anda mudah terbaca.”
Gelombang kritik itu menunjukkan kekecewaan para fans yang menuntut perubahan strategi dan peningkatan performa tim agar bisa bangkit di laga-laga berikutnya.
Menanggapi hasil buruk tersebut, pelatih Dewa United, Johannes Hendrikus Olde Riekerink, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung. “Saya ungkapkan permohonan maaf, setiap tim tidak ada yang ingin kalah, begitu juga dengan Dewa United. Kita sudah maksimal bermain dengan baik, namun hasil akhir yang menentukan segalanya,” ujarnya seusai laga.
Sementara itu, pelatih PSM Makassar Tomas Trucha mengaku bersyukur timnya berhasil mencuri tiga poin penting dari laga tandang di Serang. “Kita bersyukur dengan hasil 0-1 ini, meski para pemain banyak menerima tekanan dari pemain lawan. Evaluasi akan terus kita lakukan untuk menatap laga berikutnya kontra PSBS Biak,” katanya.
Dengan kekalahan ini, Dewa United dituntut segera bangkit dan memperbaiki performa agar tidak semakin terpuruk di klasemen. Dukungan dan kritik dari fans menjadi sinyal kuat bahwa Banten Warriors harus segera berbenah bila ingin kembali bersaing di papan tengah Super League 2025/2026. (RST)







