SERANG, SEBARAYA.COM – Upaya PT Cakra Batara Security dalam mencetak tenaga satuan pengamanan (Satpam) profesional mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui Pendidikan dan Latihan (Diklat) Satpam Gada Pratama 140 jam pelajaran (JP) Angkatan ke-18 yang digelar di Pusdiklat Tujuh Desa Kreasi (7DK), Walantaka, Kota Serang, dimana sebanyak 93 peserta resmi mengikuti program ini, termasuk 70 peserta dari tujuh kelurahan di Kota Cilegon yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja.
Direktur PT Cakra Batara Security, Puspa Juwita, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari tindak lanjut program 100 hari kerja Wali Kota Cilegon. “Peserta bukan hanya mendapatkan pendidikan teknis, tetapi juga pembekalan mental agar dapat menjadi Satpam yang berkualitas dan berdaya saing. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan di tahun depan,” ungkap Puspa usai penutupan pelatihan, Jumat (26/9/2025) kemarin.
Materi pelatihan mencakup keterampilan dasar pengamanan, mulai dari piket serambi, pemeliharaan inventaris perusahaan, hingga langkah preventif menghadapi tindak kejahatan. Tak hanya dari kelurahan, sejumlah perusahaan seperti Telkom dan MKU juga turut mengirimkan peserta.
Apresiasi Tujuh Kelurahan
Program ini menuai apresiasi luas dari para lurah yang wilayahnya turut mengirimkan peserta. Mereka menilai pelatihan Satpam bukan hanya membekali warga dengan keterampilan, tetapi juga membuka peluang kerja baru di tengah kebutuhan tenaga pengamanan yang tinggi di Kota Cilegon.
Lurah Pabean, Ahmad Buhari, menyebut pelatihan ini sebagai terobosan penting. “Alhamdulillah ada sekitar 10 orang warga kami ikut pelatihan ini. Harapan kami, setelah mendapat skill dan sertifikat, mereka bisa segera terserap bekerja sesuai bidangnya,” ujarnya.
Lurah Tegal Bunder, Muhammad Rais, bahkan merasa bangga karena salah satu warganya terpilih sebagai peserta terbaik. “Dengan bekal fisik, pengetahuan, dan sertifikat, peluang mereka untuk diterima kerja tentu semakin besar,” katanya.
Sementara itu, Lurah Kebon Dalem, Baety Tety, menilai pengalaman ini sangat berharga. “Baru kali ini kami mengirim 10 orang untuk pelatihan security. Saya melihat langsung mereka dilatih fisik hingga malam, termasuk menjaga stamina saat bertugas malam hari. Ini luar biasa dan patut diapresiasi,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari Lurah Kota Bumi, Nurul Janah, yang melihat peningkatan kemampuan peserta sangat signifikan. “Dari yang awalnya belum tahu apa-apa, kini mereka jauh lebih siap, semangat, dan terlatih,” ungkapnya.
Lurah Ramanuju, Euis Susanti, menambahkan bahwa pelatihan ini sejalan dengan kebutuhan kota industri. “Warga kami kini sudah dibekali baris-berbaris, pemadam kebakaran, hingga jaga malam. Saya yakin ilmu ini sangat bermanfaat saat mereka bekerja nanti,” katanya.
Dari Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Citangkil, Asep Muzain menyebut program ini sebagai hasil usulan langsung masyarakat. “Banyak RT dan RW menginginkan pelatihan security karena peluang kerjanya besar. Kami berharap tahun depan ada kelanjutan pelatihan ini,” ujarnya.
Lurah Purwakarta, Iwa Sugriwa, menekankan pentingnya pelatihan untuk mengurangi pengangguran. “Dengan skill dan sertifikat, peserta bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Kami berharap pelatihan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun,” tegasnya.
Harapan untuk Masa Depan
Memasuki usia dua tahun, PT Cakra Batara Security dinilai semakin dipercaya oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Kepercayaan ini menjadi modal penting untuk terus melahirkan Satpam bersertifikat, tangguh, dan kredibel.
Dukungan dari tujuh kelurahan di Cilegon juga menunjukkan bahwa program ini tidak hanya bermanfaat bagi individu peserta, tetapi juga membawa dampak positif bagi masyarakat. Dengan bekal keterampilan, mental, dan sertifikat yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menjadi garda terdepan keamanan industri sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kota Cilegon. (RST)







