CILEGON, SEBARAYA.COM – PT Cakra Batara Security (CBS), sebagai Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang konsisten mencetak tenaga satuan pengamanan (Satpam) profesional, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon. Pada Selasa (5/11/2025), CBS secara resmi menyerahkan 70 ijazah dan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada para peserta yang telah menyelesaikan Diklat Satpam Gada Pratama 140 jam pelajaran (JP) Angkatan ke-18.
Penyerahan dilakukan di Kelurahan Purwakarta, Kota Cilegon, sebagai bentuk pemenuhan janji PT. CBS kepada tujuh lurah di wilayah tersebut.
Direktur PT Cakra Batara Security, Puspa Juwita, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut program 100 hari kerja Wali Kota Cilegon, khususnya dalam hal peningkatan kualitas tenaga kerja di bidang pengamanan.
“Pelatihan ini bukan hanya memberikan pendidikan teknis, tetapi juga pembekalan mental agar para peserta dapat menjadi Satpam yang berkualitas dan berdaya saing. Harapan saya, kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan di tahun depan,” ujar Puspa.
Ia menambahkan, keberadaan program ini memiliki arti penting bagi Cilegon yang dikenal sebagai kota industri terbesar kedua di Indonesia.
“Dengan adanya program ini, kami ingin memastikan para investor yang ada di Cilegon merasa aman dan nyaman, karena pengamanan di sini sudah dilakukan oleh tenaga yang terdidik dan memiliki ijazah serta KTA resmi. Selain itu, kegiatan ini juga membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan dan membawa nama baik Kota Cilegon di mata perusahaan,” lanjutnya.
Puspa berharap sinergi antara PT Cakra Batara Security dan para lurah di Cilegon dapat terus berlanjut. “Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di sini saja, tetapi juga bisa menular ke kelurahan-kelurahan lainnya. Ini bukti nyata bahwa kita bersama-sama menyiapkan SDM unggul dan bermanfaat,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Kebon Dalem, Baety Tety, menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata CBS dalam mendukung warganya memperoleh keterampilan dan sertifikasi kerja.
“Saya mengucapkan syukur alhamdulillah, karena hari ini di Kelurahan Purwakarta telah diberikan 70 ijazah dan KTA kepada para peserta diklat Satpam. Setiap kelurahan mendapat rata-rata 10 ijazah, sesuai jumlah peserta yang dikirim. Besok kami akan langsung menghubungi peserta untuk menyerahkan ijazah tersebut,” ucap Baety.
Ia berharap para lulusan dapat segera terserap di dunia kerja. “Dengan pembekalan selama mengikuti diklat, saya berharap para peserta bisa segera diterima bekerja di perusahaan-perusahaan di Cilegon maupun daerah lain,” tambahnya.
Senada dengan itu, Lurah Purwakarta, Iwa Sugriwa, menekankan pentingnya pelatihan seperti ini sebagai langkah konkret dalam mengurangi pengangguran di wilayahnya. “Dengan skill dan sertifikat yang dimiliki, para peserta bisa bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujar Iwa.
Program pelatihan dan sertifikasi Satpam ini diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan tenaga kerja berkompeten, profesional, serta siap menghadapi kebutuhan sektor industri di Kota Cilegon yang terus berkembang. (RST)







