SERANG, SEBARAYA.COM – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui PLN UID Banten melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Provinsi Banten.
Peninjauan ini dipimpin oleh General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin bersama jajaran manajemen untuk memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik menjelang lonjakan mobilitas masyarakat saat musim mudik.
Beberapa titik strategis yang ditinjau berada di jalur mudik utama, termasuk rest area di ruas Tol Tangerang–Merak, serta lokasi pengisian daya di kawasan dengan mobilitas tinggi seperti pusat transportasi dan area sekitar Pelabuhan Merak.
Menurut Joharifin, wilayah Banten memiliki peran penting dalam arus mobilitas masyarakat saat musim mudik, terutama karena menjadi jalur penghubung menuju berbagai pusat transportasi utama.
“Banten merupakan jalur penting bagi mobilitas masyarakat, terutama karena adanya akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta Pelabuhan Merak yang menjadi penghubung antarprovinsi dan antarpulau. Karena itu, PLN memastikan seluruh SPKLU di jalur strategis dalam kondisi siap melayani pengguna kendaraan listrik yang melintas,” ujar Joharifin.
Ia menjelaskan bahwa saat ini PLN UID Banten telah menghadirkan 255 mesin SPKLU yang tersebar di 138 lokasi di wilayah Banten.
Fasilitas tersebut menyediakan berbagai tipe pengisian daya, mulai dari ultra fast charging, fast charging, medium charging hingga standard charging, guna mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik masyarakat selama perjalanan mudik.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, PLN juga menyiagakan petugas di sejumlah titik SPKLU yang berada di jalur mudik.
Para petugas akan berjaga secara bergantian selama 24 jam untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal serta memberikan bantuan kepada pengguna kendaraan listrik jika diperlukan. “Petugas PLN kami siagakan di beberapa lokasi SPKLU jalur mudik untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi dengan baik dan pelanggan mendapatkan bantuan dengan cepat apabila diperlukan,” jelasnya.
PLN juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur Trip Planner yang tersedia di aplikasi PLN Mobile guna mempermudah perencanaan perjalanan menggunakan kendaraan listrik.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengetahui lokasi SPKLU di sepanjang rute perjalanan serta memperkirakan kebutuhan pengisian daya selama perjalanan.
“Dengan fitur Trip Planner di PLN Mobile, pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih praktis karena dapat melihat rute perjalanan sekaligus lokasi SPKLU terdekat. Dengan begitu, pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih tenang dan terencana,” kata Joharifin.
Dengan kesiapan infrastruktur serta dukungan teknologi digital tersebut, PLN berharap masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik, termasuk untuk perjalanan jarak jauh saat momen mudik Lebaran.
“PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal serta mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan nyaman bersama kendaraan listrik,” tutupnya. (RST)







