YBM PLN UID Banten Santuni 70 Anak Yatim dan Dhuafa di Pandeglang

Jajaran manajemen PLN UID Banten bersama pengurus YBM PLN, dan masyarakat berfoto bersama usai penyaluran santunan kepada 70 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Minggu (18/10). ISTIMEWA

PANDEGLANG, SEBARAYA.COM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten dengan menyalurkan santunan kepada 70 anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata komitmen insan PLN dalam berbagi kebahagiaan sekaligus menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui santunan tersebut, YBM PLN UID Banten berupaya meringankan beban penerima manfaat serta menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial.

Bacaan Lainnya

Penyaluran santunan turut dihadiri Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Banten, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Labuan, serta Ketua YBM PLN UID Banten.

General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, mengatakan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari komitmen PLN dalam memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui kegiatan sosial.

“Bagi PLN, menghadirkan terang bukan hanya tentang menyalurkan energi listrik, tetapi juga tentang menyalakan harapan dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. Melalui YBM PLN, kami ingin memastikan semangat kepedulian dan gotong royong insan PLN dapat dirasakan secara nyata, khususnya oleh anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan perhatian serta dukungan kita bersama,” ujar Tonny.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya YBM PLN untuk memperluas kebermanfaatan sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara PLN dan masyarakat di wilayah Banten.

Tonny berharap santunan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan penerima manfaat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, tumbuh dengan optimisme, dan berani mengejar cita-cita.

“Kami berharap santunan ini tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, tumbuh dengan penuh optimisme, dan berani meraih cita-cita. Sekecil apa pun kepedulian yang kita berikan, kami percaya dapat menjadi bagian dari perubahan besar bagi masa depan mereka,” tuturnya.

Santunan Jadi Penyemangat bagi Anak Yatim dan Dhuafa

Rasa syukur turut disampaikan Sri, salah satu penerima manfaat santunan. Ia mengaku bantuan dari YBM PLN sangat berarti bagi masyarakat di Kecamatan Cigeulis.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga seluruh keluarga besar PLN senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan karena sudah peduli kepada masyarakat di sini,” ungkap Sri.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran YBM PLN dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari pegawai muslim PLN kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui pengelolaan dana tersebut, YBM PLN berupaya menjadi jembatan kebaikan antara insan PLN dan para penerima manfaat.

Kehadiran jajaran manajemen PLN bersama masyarakat dalam kegiatan santunan tersebut memperkuat pesan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah nyata yang memberikan dampak langsung bagi sesama.

Ke depan, YBM PLN UID Banten berkomitmen melanjutkan berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan yang memerlukan dukungan. Dengan semangat “Menjejak Manfaat, Memberdayakan Umat”, YBM PLN berharap setiap bantuan yang disalurkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.

Semangat berbagi ini juga sejalan dengan nilai kepedulian terhadap kehidupan dan lingkungan yang menjadi pengingat dalam momentum Hari Ozon Sedunia. Meski demikian, kegiatan santunan ini merupakan program sosial kemasyarakatan dan tidak secara langsung berkaitan dengan upaya perlindungan lapisan ozon. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait