SERANG, SEBARAYA.COM – Kemenangan Persita Tangerang atas Persija Jakarta dengan skor 3-2 di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026), ternoda oleh kericuhan antarsuporter. Bentrokan yang terjadi di dalam stadion hingga meluas ke luar arena pertandingan itu membuat laga sempat tertunda hampir 30 menit dan sejumlah penonton dilaporkan mengalami luka-luka.
Pertandingan yang disaksikan lebih dari 5.000 penonton tersebut berubah tegang ketika kedua kelompok suporter terlibat aksi saling ejek. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling serang dan adu fisik di area tribun.
Berdasarkan pantauan SEBARAYA.COM, kericuhan mulai membesar saat jeda menjelang babak kedua. Ketegangan antarsuporter membuat sebagian penonton turun ke lapangan, sementara jalannya pertandingan harus dihentikan sementara demi meredakan situasi.
Setelah kondisi sempat terlihat lebih tenang, pertandingan kembali dilanjutkan. Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama. Bentrokan kembali terjadi di dalam stadion hingga pertandingan berakhir.
Sejumlah Penonton Dilaporkan Terluka
Kericuhan tersebut turut memunculkan laporan adanya sejumlah penonton yang mengalami luka-luka. Berdasarkan pengamatan di lokasi, beberapa orang diduga terluka akibat terkena lemparan benda, terjatuh dari bangku stadion, maupun terkena sabetan benda berbahan besi.
Namun, hingga berita ini disusun, jumlah pasti korban, tingkat keparahan luka, serta informasi mengenai penanganan medis belum dapat dipastikan melalui keterangan resmi.
Insiden tersebut menambah kekhawatiran terhadap keselamatan penonton yang berada di sekitar titik bentrokan. Situasi yang awalnya terjadi di tribun juga berdampak pada kelancaran pertandingan dan suasana di area stadion.
Bentrokan Berlanjut hingga Luar Stadion
Ketegangan tidak berakhir setelah pertandingan selesai. Kericuhan antarsuporter kembali terjadi hingga ke luar Banten International Stadium.
Aparat keamanan gabungan yang terdiri dari jajaran Kepolisian Daerah Banten dan TNI dikerahkan untuk mengamankan lokasi dan mengendalikan situasi.
Meski demikian, berdasarkan pantauan SEBARAYA.COM hingga pukul 24.00 WIB, kondisi di sekitar stadion belum sepenuhnya kondusif.
Kehadiran aparat belum langsung membuat situasi kembali terkendali. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya tantangan pengamanan, baik selama pertandingan berlangsung maupun setelah ribuan penonton meninggalkan stadion.
Hingga berita ini ditulis, belum tersedia keterangan resmi yang memastikan jumlah korban, penyebab pasti bentrokan, maupun langkah penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Kemenangan di Lapangan Tertutup Kericuhan
Secara hasil pertandingan, Persita Tangerang berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 3-2. Namun, kemenangan tersebut justru dibayangi insiden yang mengancam keselamatan penonton dan mengganggu jalannya pertandingan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi suporter, kepatuhan terhadap aturan stadion, serta kesiapan pengamanan dalam pertandingan dengan jumlah penonton besar.
Sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk menunjukkan dukungan, kebanggaan, dan sportivitas. Rivalitas antarklub tidak semestinya berubah menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan sesama penonton. (RST)







