Dewa United kembali Puncaki Klasemen, Persijap Kian Terpuruk

Tiga pemain Dewa United saat merayakan gol dalam laga kontra Persijap di di Banten International Stadium, Selasa (21/10/2026). Dok: Dewa United

SERANG, SEBARAYA.COM – Dewa United kembali menunjukkan tajinya di BRI Super League 2026/2027. Menjamu Persijap Jepara di Banten International Stadium (BIS), Serang, Selasa (20/10/2026), Banten Warriors meraih kemenangan 2-0 sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi enam pertandingan.

Kemenangan ini mengantarkan Dewa United kembali ke puncak klasemen sementara dengan keunggulan dua poin atas Persija Jakarta, yang masih memiliki satu pertandingan tunda. Di sisi lain, kekalahan tersebut membuat Persijap semakin terpuruk di dasar klasemen tanpa raihan poin dari enam laga awal musim.

Bacaan Lainnya

Dewa United harus menunggu hingga menit ke-79 untuk memecah kebuntuan. Bek Nick Kuipers mencetak gol melalui sundulan setelah menyambut sepak pojok yang dilepaskan Alexis Messidoro.

Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah pertahanan Persijap akhirnya ditembus, Dewa United semakin leluasa mengembangkan permainan hingga Pedro Carvalho menggandakan keunggulan pada menit 90+2.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dewa United Kembali Memimpin, Persija Masih Mengancam

Tambahan tiga poin membuat persaingan papan atas BRI Super League semakin menarik. Dewa United kini unggul dua poin atas Persija Jakarta yang mengoleksi 12 poin, tetapi posisi puncak masih berpotensi berubah karena Persija belum memainkan laga pekan keenam.

Persita Tangerang berada di peringkat ketiga dengan 11 poin. Sementara Bhayangkara FC, Madura United, dan Persib Bandung sama-sama mengumpulkan 10 poin.

Situasi tersebut membuat Dewa United harus menjaga konsistensi jika ingin terus bersaing di jalur perebutan posisi teratas.

Catatan enam pertandingan tanpa kekalahan menjadi modal positif bagi tim asal Banten tersebut. Meski demikian, kemenangan atas Persijap tidak sepenuhnya memuaskan pelatih Dewa United, Osmar Loss Viera.

Pelatih Dewa United Akui Permainan Tim Belum Maksimal

Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Osmar Loss Viera mengaku senang dengan raihan tiga poin. Namun, ia menilai penampilan anak asuhnya masih jauh dari harapan.

Menurutnya, Persijap menunjukkan skema permainan berbeda yang sempat menyulitkan Dewa United dalam mengembangkan strategi.

“Saya happy dengan hasil tiga poin ini, namun ada skema pertandingan berbeda yang ditunjukkan oleh Persijap, sehingga para pemain tampak sedikit kesulitan dalam menerapkan permainan yang ditunjukkan. Hingga akhirnya, kita lakukan beberapa pergantian pemain dan menemukan solusinya,” ujar Osmar.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan tidak membuat Dewa United mengabaikan evaluasi. Perubahan strategi dan pergantian pemain menjadi bagian dari upaya tim tuan rumah mencari jalan keluar ketika pertandingan berjalan tidak sesuai rencana.

Persijap Kian Terpuruk, Antonio Claudio Minta Pemain Bangkit

Di kubu lawan, caretaker Persijap Jepara, Antonio Claudio, mengakui timnya datang ke Serang dengan tekad membawa pulang poin. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil meski para pemain telah berusaha menjalankan strategi yang disiapkan.

Antonio menegaskan kekalahan ini bukan akhir dari perjuangan Persijap. Ia berjanji melakukan evaluasi dan mempersiapkan tim dengan lebih baik untuk pertandingan selanjutnya.

“Namun, ini bukan akhir dari segalanya. Kami akan bersiap lagi di pertandingan, di latihan, agar di laga berikutnya kami lebih baik lagi dan bisa mendapatkan poin, karena itulah yang sangat dibutuhkan,” kata Antonio.

Ia menilai Persijap mampu memberikan perlawanan dan menjaga pertahanan dengan cukup baik sebelum kebobolan pada menit ke-79. Namun, gol Nick Kuipers membuat situasi pertandingan berubah dan memberi Dewa United ruang lebih besar untuk mengamankan kemenangan.

Soroti Insiden di Lapangan, Berharap Perangkat Pertandingan Lebih Jeli

Selain membahas hasil pertandingan, Antonio juga menyinggung insiden yang melibatkan pemain Persijap di lapangan. Menurutnya, pemainnya mengaku menerima pukulan atau sikutan dalam kejadian yang berlangsung cepat.

Antonio tidak secara langsung menyalahkan wasit. Namun, ia berharap perangkat pertandingan lebih jeli dalam mengambil keputusan dan memastikan pertandingan berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas.

Ia juga menegaskan bahwa setiap keputusan di lapangan harus diambil secara adil dan tidak menguntungkan salah satu tim.

Terlepas dari insiden tersebut, Antonio tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Persijap yang dinilainya telah berusaha menjalankan instruksi dan strategi tim.

Pendekatan Psikologis Jadi Fokus Kebangkitan Persijap

Rentetan kekalahan tanpa raihan poin menjadi tantangan tersendiri bagi Persijap, terutama dalam menjaga kepercayaan diri para pemain.

Antonio mengungkapkan akan memperkuat pendekatan psikologis agar timnya mampu bangkit dari situasi sulit. Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap strategi permainan, tetapi juga kondisi mental pemain yang harus tetap terjaga di tengah tekanan kompetisi.

“Kami akan lebih banyak pendekatan secara psikologis supaya mereka lebih bangkit lagi, karena belum akhir dari segalanya,” tegasnya.

Antonio juga berharap suporter tetap memberikan dukungan kepada Persijap. Menurutnya, kompetisi masih berjalan dan timnya harus terus berjuang untuk memperbaiki keadaan.

Bagi Dewa United, kemenangan ini menjadi momentum untuk mempertahankan posisi di papan atas. Sementara bagi Persijap, pekerjaan rumah masih menumpuk: memperbaiki performa, membangun kembali kepercayaan diri, dan segera meraih poin perdana musim ini. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait