LEBAK, SEBARAYA.COM – Dalam upaya memperkuat kedekatan dengan pelanggan serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dan layanan kelistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan menggelar program Pemasaran Keliling secara serentak di empat lokasi strategis, Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Pabuaran (Kecamatan Rangkasbitung), Desa Cilangkahan (Kecamatan Malingping), Desa Kartasetra (Kecamatan Kaduhejo), dan Desa Turus (Kecamatan Patia). Empat titik tersebut dipilih karena dinilai memiliki kebutuhan literasi kelistrikan yang tinggi, sekaligus potensi besar untuk perluasan layanan.
Manager PLN UP3 Banten Selatan, Muhammad Ardian, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar promosi layanan. Program pemasaran keliling ini adalah bentuk nyata komitmen PLN dalam menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses layanan.
“Kegiatan ini bukan sekadar promosi, tapi bentuk nyata dari kehadiran PLN di tengah masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa PLN mudah diakses, terbuka, dan siap memberikan solusi kelistrikan secara langsung,” jelas Ardian.
Dalam kegiatan ini, masyarakat diberikan akses ke berbagai layanan seperti pemasaran pasang baru, promo tambah daya, edukasi tentang keselamatan ketenagalistrikan, serta sosialisasi pemanfaatan aplikasi PLN Mobile. Petugas PLN pun memberikan edukasi mengenai pentingnya membayar tagihan listrik tepat waktu untuk menjaga kontinuitas layanan.
“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan PLN Mobile. Lewat satu aplikasi, semua layanan bisa diakses secara mudah dan cepat. Bahkan, pelanggan dapat menerima pengingat otomatis agar tidak terlambat membayar,” tambahnya.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, yang menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari transformasi layanan PLN. “Inisiatif seperti ini sangat penting, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses informasi. Kami ingin memastikan semua pelanggan, tanpa kecuali, mendapatkan pelayanan yang setara dan merata,” ujar Joharifin.
Ia menambahkan bahwa transformasi layanan PLN tidak hanya dilakukan lewat inovasi teknologi digital, tetapi juga melalui pendekatan yang mengedepankan empati dan komunikasi dua arah antara perusahaan dan pelanggan. “PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia energi, tetapi sebagai mitra masyarakat dalam membangun ekosistem kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini cukup tinggi. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan listrik rumah tangga, serta cara mengakses layanan secara digital. Program ini juga diapresiasi oleh pemerintah desa setempat karena dinilai membawa manfaat nyata bagi warga mereka.
Melalui kegiatan pemasaran keliling ini, PLN sekali lagi menunjukkan peran strategisnya tak hanya sebagai penyedia energi nasional, namun juga sebagai penggerak literasi dan mitra pembangunan masyarakat dari tingkat desa. (RST)







