KLATEN, SEBARAYA.COM – PT PLN (Persero) terus memperluas perannya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sinergi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Tidak hanya memastikan pasokan listrik andal untuk mendukung operasional koperasi, PLN juga menghadirkan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik agar semakin mudah dijangkau masyarakat desa.
Komitmen tersebut terlihat saat Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, bersama PLN meninjau langsung kesiapan operasional dan aktivitas KDKMP di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan KDKMP benar-benar beroperasi dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui kolaborasi ini, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi pusat layanan kebutuhan energi dan transaksi kelistrikan. Dengan demikian, masyarakat dapat membayar tagihan listrik maupun membeli token tanpa harus pergi jauh ke lokasi layanan lainnya.
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, mengatakan peninjauan lapangan dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan seluruh KDKMP yang telah dibangun dan diisi dapat beroperasi secara optimal.
Menurutnya, pemerintah ingin memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk memastikan subsidi negara tersalurkan secara utuh dan tepat sasaran.
“Hari ini, atas perintah Bapak Presiden kami melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah dibangun dan sudah diisi, bisa berjalan dan beroperasi. Bapak Presiden menghadirkan Program KDKMP ini agar bisa meningkatkan lapangan pekerjaan, produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan. Melalui KDKMP, program pemerintah akan hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar Riza.
Dalam kunjungan tersebut, Riza juga mengapresiasi keterlibatan PLN dalam mendukung ekosistem KDKMP, khususnya melalui penyediaan listrik dan pengembangan layanan pembayaran tagihan serta pembelian token listrik.
Ia menilai kehadiran layanan PLN di koperasi dapat memangkas jarak akses masyarakat terhadap kebutuhan transaksi kelistrikan.
“Tadi dari PLN tugasnya memastikan bisa melakukan pembayaran listrik di KDKMP. Bisa beli token di KDKMP. Harga terjangkau, lebih murah dan lebih dekat. PLN ini hadir mendekat dengan warga,” ucap Riza.
PLN Perluas Layanan PPOB, 107 Koperasi Sudah Terintegrasi
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menegaskan bahwa PLN memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan KDKMP sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, ketersediaan listrik yang andal menjadi fondasi penting agar koperasi dapat menjalankan berbagai aktivitas usaha dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program KDKMP, PLN all out mendukung agar program ini berjalan dengan baik, salah satunya melalui penyediaan pasokan listrik yang andal. Listrik bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi,” ujar Arsyadany.
Lebih dari sekadar menyediakan infrastruktur kelistrikan, PLN juga mendorong KDKMP menjadi mitra layanan Payment Point Online Bank (PPOB) untuk transaksi pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.
Skema kemitraan ini membuka peluang bagi koperasi untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan dari setiap transaksi layanan kelistrikan. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan alternatif layanan yang lebih dekat, praktis, dan mudah diakses.
Arsyadany mengungkapkan, hingga 16 Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di seluruh Indonesia telah terintegrasi dengan layanan PPOB PLN. Dari jaringan koperasi tersebut, transaksi yang tercatat telah melampaui 5.000 kali.
“Selain kelistrikan, kami juga menghadirkan bisnis recurring untuk koperasi melalui penyediaan layanan pembelian token dan pembayaran tagihan listrik. Saat ini, sebanyak 107 KDKMP di seluruh Indonesia telah terintegrasi dengan layanan PPOB PLN, dengan total transaksi hingga hari ini mencapai lebih dari 5 ribu kali,” jelasnya.
Capaian tersebut menjadi langkah awal dalam memperluas peran koperasi sebagai pusat layanan ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem bisnis kelistrikan di tingkat desa dan kelurahan.
Bidik Perluasan Kemitraan ke Seluruh Indonesia
PLN memastikan kolaborasi dengan KDKMP tidak berhenti pada koperasi yang telah terintegrasi saat ini. Ke depan, perusahaan akan mendorong seluruh unit operasional PLN di berbagai wilayah Indonesia untuk memperluas kemitraan dengan koperasi.
Langkah ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang usaha, meningkatkan pendapatan koperasi, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.
“PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan listrik KDKMP terpenuhi serta mendorong perluasan layanan PPOB. Kami berharap kemitraan ini dapat memberikan nilai tambah bagi koperasi, memperkuat ekonomi desa, dan menghadirkan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang semakin mudah dijangkau masyarakat,” tutup Arsyadany.
Melalui sinergi pemerintah dan PLN tersebut, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi pusat pelayanan ekonomi yang produktif dan dekat dengan kebutuhan warga.
Kehadiran layanan kelistrikan di koperasi menjadi salah satu langkah konkret agar manfaat program KDKMP dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (RST)







