OJK Jabodebek Edukasi Keuangan Syariah di Pesantren Minhaajurrosyidiin

JAKARTA, SEBARAYA.COM – Momentum Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan Otoritas Jasa Keuangan melalui Kantor OJK Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (OJK Jabodebek) untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda dan masyarakat pesantren.

Melalui kegiatan bertema “Keuangan Syariah, Jalan Kebaikan Menuju Keberkahan”, edukasi digelar di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur, Kamis (26/2), secara hybrid dan diikuti 178 peserta. Peserta terdiri atas masyarakat umum, santri, pelajar, mahasiswa, serta sivitas akademika pondok pesantren dan Sekolah Tinggi Agama Islam Minhaajurrosyidiin.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman keuangan syariah yang tidak hanya berorientasi pada aspek finansial, tetapi juga menanamkan nilai keberkahan, keberlanjutan, dan kemaslahatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen serta Layanan Manajemen Strategis OJK Jabodebek, Nuning Isnainijati, Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin KH Chairul Baihaqi, serta Ketua STAI Minhaajurrosyidiin Tri Gunawan.

Dalam sambutannya, Nuning menegaskan pentingnya kesinambungan program literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di lingkungan pesantren.

“Edukasi ini merupakan keberlanjutan Program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) yang telah diselenggarakan tahun lalu. Melalui sinergi yang berkelanjutan, kami berkomitmen mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah di ekosistem pesantren,” ujarnya.

Sementara itu, Tri Gunawan menilai kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat pemahaman keuangan syariah di kalangan generasi muda. “Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi santri dan mahasiswa, agar pemahaman keuangan syariah tidak berhenti pada konsep, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Materi edukasi disampaikan oleh perwakilan PT Bursa Efek Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, dan PT Pegadaian. Materi mencakup pengenalan produk dan akad pada perbankan serta pergadaian syariah, hingga penguatan literasi investasi bagi Generasi Z agar mampu berinvestasi secara bijak, legal, dan sesuai prinsip syariah.

Melalui kegiatan ini, OJK Jabodebek berharap Ramadan tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menjadi titik penguatan kesadaran finansial berbasis syariah yang berkelanjutan di tengah masyarakat. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait