Tersandung di Kandang, Dewa United Tumbang 0-2 dari Madura United

Laga Dewa United vs Madura United, dalam lanjutan pekan ke-9 BRI Liga 1 2025, di Banten International Stadium (BIS), Kamis (16/10). RULIE SATRIA

SERANG, SEBARAYA.COM – Ambisi Dewa United untuk memetik kemenangan di kandang sendiri harus pupus setelah tumbang dari Madura United dengan skor 0–2 oleh J. Wehrmann pada menit 75 dan A. Noviandani pada menit 86, dalam lanjutan pekan ke-9 BRI Liga 1 Indonesia 2025 di Banten International Stadium, Serang, Kamis (16/10) malam WIB.

Ironisnya, meski tampil dominan sepanjang laga, tim asuhan Johannes Hendrikus Olde Riekerink itu gagal menembus rapatnya barisan pertahanan Madura United yang bermain efektif dan disiplin.

Bacaan Lainnya

Dewa United sejatinya menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Pola umpan pendek dan tekanan tinggi mereka berkali-kali membuat Madura United terdesak di wilayah pertahanan sendiri. Namun, justru tim tamu yang berhasil mencuri kesempatan melalui skema serangan balik cepat, menghasilkan dua gol yang memastikan kemenangan manis di laga tandang.

Hasil ini membuat Dewa United harus puas tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara dengan raihan 10 poin, sementara Madura United sukses membawa pulang tiga poin berharga dan naik ke peringkat ke-12 dengan 9 poin.

Dalam sesi konferensi pers usai laga, Pelatih Madura United Angel Alfredo Vera menyampaikan rasa bangganya terhadap performa anak asuhnya, terutama para pemain bertahan yang tampil solid menghadapi tekanan dari lini depan Dewa United.

“Saya sangat bangga kepada para pemain, terutama di lini belakang. Mereka sangat disiplin menjaga pertahanan dari serangan pemain Dewa United. Lawan hanya mendapat sedikit peluang berbahaya,” ujar Alfredo Vera.

Ia juga menegaskan bahwa meski timnya lebih banyak bertahan, strategi tersebut memang sudah dirancang sejak awal. “Kami tahu Dewa United kuat dalam penguasaan bola, jadi kami memilih bermain sabar dan menunggu momen. Yang penting pemain harus pintar memanfaatkan serangan balik, dan itu berhasil kami lakukan,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai laga berikutnya melawan Persija Jakarta, pelatih asal Argentina itu mengaku belum memikirkan strategi lanjutan. “Sekarang kami ingin menikmati kemenangan ini dulu. Kondisi fisik dan mental pemain juga perlu dijaga. Tapi yang pasti, kami selalu bermain untuk menang di setiap laga,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Dewa United Johannes Hendrikus Olde Riekerink menilai timnya sudah bermain cukup baik, namun keberuntungan belum berpihak pada mereka.

“Anak-anak sudah berusaha keras. Kami mendominasi, tapi gagal mencetak gol. Itu bagian dari sepak bola. Kami akan melakukan evaluasi agar bisa lebih tajam di laga berikutnya,” ujar Riekerink.

Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Dewa United agar lebih efisien dalam memanfaatkan peluang, sementara Madura United membuktikan diri sebagai tim yang berbahaya lewat taktik serangan balik yang efektif. (RST) 

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait