Tabungan Rp120 Juta Menghilang, Warga Cilegon Minta Kejelasan BSI

Bambang Ari Suwarso atau Abah Ari, saat menunjukan buku tabungan Bank Syariah Mandiri serta bukti-bukti lainnya atas kepemilikan uang Rp 120 juta yang menurut pengakuannya hilang dari tabungannya. RULIE SATRIA

CILEGON, SEBARAYA.COM – Bambang Ari Suwarso, warga Kota Cilegon berusia 60 tahun, mengaku menjadi korban dugaan skimming rekening Bank Syariah Mandiri yang kini telah bergabung menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI). Uang tabungannya sebesar Rp120 juta disebut hilang pada 2019 dan hingga kini belum mendapatkan kejelasan.

Pria yang akrab disapa Abah Ari itu mengatakan, uang di rekening tabungannya terkuras tanpa sepengetahuannya. Ia mengaku telah beberapa kali mendatangi kantor Bank Syariah Mandiri untuk meminta rekening koran, namun permintaannya belum membuahkan hasil.

Bacaan Lainnya

Tidak berhenti di kantor cabang, Abah Ari juga mendatangi kantor pusat Bank Syariah Mandiri dengan harapan memperoleh penjelasan mengenai transaksi tersebut. Namun, ia mengaku tetap belum mendapatkan kepastian.

“Simpan uang di bank dengan maksud supaya aman, eh malah hilang,” ujar Abah Ari saat ditemui media di kediamannya, Sabtu (12/9/2026).

Abah Ari menyebut uang tersebut awalnya disimpan sebagai bekal untuk kebutuhan anaknya. Hingga kini, ia masih berharap dana Rp120 juta itu dapat dikembalikan.

“Saya berharap uang saya dapat kembali dan memohon bantuan kepada pihak kepolisian, OJK maupun lembaga terkait untuk membantu saya. Saya sangat butuh sekali uang itu,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Abah Ari berharap pihak BSI, kepolisian, OJK, serta lembaga terkait dapat menindaklanjuti pengaduannya dan memberikan kejelasan atas dugaan hilangnya dana tersebut. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait