Daftar Isi
SERANG, SEBARAYA.COM – Dewa United FC harus puas berbagi poin dengan Bhayangkara FC Presisi Lampung setelah pertandingan Super League pekan kedua berakhir imbang 2-2 di Stadion Internasional Banten, Serang, Jumat (11/9/2026).
Hasil tersebut membuat Dewa United hanya mampu mengamankan satu poin di hadapan pendukungnya sendiri. Pelatih Dewa United, Osmar Loss, mengakui hasil pertandingan belum sesuai harapan, namun akan menjadikannya bahan evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya.
Dewa United Kuasai Permainan, Peluang Jadi Sorotan
Pertandingan berlangsung menarik dengan kedua kesebelasan saling menunjukkan kualitas dan ambisi untuk meraih kemenangan.
Dewa United mencetak dua gol melalui Denilson Junior. Sementara itu, Bhayangkara FC Presisi Lampung membalas lewat Milan Ristovski dan Jefferson Brenes.
Meski gagal mengamankan kemenangan, Osmar Loss menilai anak asuhnya telah menunjukkan performa positif, terutama dalam penguasaan bola hingga akhir pertandingan.
“Skor akhir ini cukup saya sayangkan, namun inilah pertandingan sepak bola. Para pemain sudah menunjukkan kualitasnya di lapangan. Para pemain sangat menguasai permainan hingga akhir babak kedua, namun kita hanya membawa satu poin dalam laga ini,” ujar Osmar Loss saat konferensi pers usai laga.
Menurutnya, kedua tim telah memperlihatkan permainan yang baik dan layak mendapatkan apresiasi. “Saya ucapkan selamat kepada kedua tim yang telah menunjukkan permainan yang baik,” katanya.
Osmar Loss Fokus Perbanyak Peluang di Laga Berikutnya
Hasil imbang tersebut menjadi catatan penting bagi Dewa United untuk memperbaiki performa pada pertandingan selanjutnya.
Osmar Loss menegaskan, tim pelatih akan melakukan evaluasi, khususnya dalam meningkatkan kemampuan para pemain untuk menciptakan peluang dan mencetak gol. “Ini akan menjadi evaluasi kami agar kami dapat banyak menciptakan peluang gol pada laga berikutnya,” tegasnya.
Evaluasi tersebut menjadi penting bagi Dewa United yang ingin menjaga konsistensi penampilan di kompetisi Super League. Penguasaan bola yang baik diharapkan dapat diimbangi dengan efektivitas serangan dan penyelesaian akhir yang lebih tajam.
Bhayangkara Akui Intensitas Menurun
Di kubu Bhayangkara FC Presisi Lampung, pelatih Oscar Bruzon mengungkapkan adanya penurunan intensitas permainan pada 20 menit terakhir pertandingan.
Menurut Oscar, pergantian dua gelandang, Jefferson Brenes dan Milan Ristovski, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa tim.
Keduanya dinilai memberikan energi penting di area tengah. Setelah ditarik keluar, Bhayangkara mengalami penurunan intensitas dalam meredam permainan Dewa United, terutama di sektor sayap.
“Di 20 menit terakhir, ketika kami harus mengganti dua gelandang, Brenes dan Milan, yang memberikan energi di area tersebut, intensitas tim sedikit bergoyang,” ujar Oscar.
Lini Pertahanan Bhayangkara Jadi Bahan Evaluasi
Selain persoalan intensitas, Oscar Bruzon juga menyoroti lini pertahanan Bhayangkara yang dinilai masih perlu diperkuat.
Ia menilai Dewa United sebenarnya tidak menciptakan banyak peluang bersih, tetapi mampu mengonversinya menjadi dua gol. “Ini bukan tentang Dewa United, melainkan tentang tim kami sendiri yang terus bekerja dan melakukan penyesuaian. Saya tetap berpikir bahwa di lini pertahanan kami harus tampil jauh lebih solid,” jelasnya.
Oscar menegaskan, timnya harus memperbaiki koordinasi dan kekuatan pertahanan agar tidak kembali kehilangan keunggulan pada pertandingan mendatang.
Satu Poin di Markas Dewa United Tetap Berarti
Meski gagal membawa pulang kemenangan, Oscar Bruzon tidak ingin anak asuhnya larut dalam hasil imbang tersebut.
Ia menilai satu poin dari markas Dewa United tetap memiliki arti, mengingat timnya baru saja melewati dua pertandingan berat secara beruntun. “Kami datang ke sini dengan ambisi meraih kemenangan. Hari ini ada banyak hal yang bisa dipelajari. Kami telah melewati dua rival berat secara berturut-turut, Persebaya dan Dewa United,” ucapnya.
Hasil 2-2 ini menjadi pembelajaran bagi kedua tim. Dewa United akan berusaha membenahi efektivitas serangan, sementara Bhayangkara FC Presisi Lampung fokus memperkuat pertahanan dan menjaga intensitas permainan.
Pertandingan berikutnya pun menjadi kesempatan bagi kedua kesebelasan untuk bangkit dan meraih hasil lebih maksimal di kompetisi Super League. (RST)







