SERANG, SEBARAYA.COM – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang menggelar kegiatan bertajuk Semarak Ramadhan 1446 H dengan mengusung tema ‘Apresiasi dan Mendukung Program serta Kebijakan Kepala Daerah Provinsi Banten’. Kegiatan ini menegaskan komitmen PCNU dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pemerintahan yang baru.
Sekretaris PCNU Kota Serang, Akbarudin, menegaskan bahwa organisasi ini berperan aktif dalam memastikan terciptanya suasana yang kondusif serta mendukung penuh kebijakan kepala daerah terpilih.
“Kami mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama di Kota Serang untuk mendukung kebijakan kepala daerah yang baru. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga situasi tetap kondusif agar pembangunan di Provinsi Banten berjalan lancar,” ujar Akbarudin dalam acara yang digelar pada Jumat (28/2/2025) di Kota Serang, yang turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Sebagaimana diketahui, kepala daerah baru, baik gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota, akan menjalani masa jabatan 2025-2030 sesuai dengan Pasal 162 UU Nomor 10 Tahun 2016. Dalam hal ini, PCNU Kota Serang berharap agar mereka menjadi pemimpin yang amanah serta mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat Banten.
PCNU Kota Serang juga menekankan tiga poin utama yang menjadi perhatian bersama:
- Mendukung penuh program dan kebijakan kepala daerah yang baru demi kemajuan Banten.
- Menolak hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah umat serta menciptakan keresahan di masyarakat.
- Menjaga nilai-nilai toleransi antarumat beragama guna menciptakan kehidupan yang rukun, tentram, dan damai.
“Saya berharap momentum ini menjadi ajang untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat demi kesejahteraan bersama,” pungkas Akbarudin.
Kegiatan Semarak Ramadhan 1446 H ini menjadi bukti nyata komitmen PCNU Kota Serang dalam membangun sinergi dengan pemerintah, serta mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan ketertiban di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang di Banten. (RST)







