Pada kejuaraan multikategori dua tahunan itu, Indra Sjafri berhasil mencatatkan hasil yang bagus meskipun hanya mampu meraih medali perak setelah kalah 0-3 dari Vietnam di pertandingan final.
Namun, tren pelatih berusia 60 tahun ini semakin meningkat. Meskipun tidak ikut serta bersama timnas pada SEA Games 2021 di Vietnam yang diadakan pada 2022, Indra Sjafri percaya diri menghadapi SEA Games 2023 setelah diberikan tanggung jawab karena pelatih Shin Tae-yong fokus pada Timnas U-20.
Timnas U-20 direncanakan untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia U-20 di Tanah Air. Namun, kejuaraan yang semula dijadwalkan pada tanggal 20 Mei hingga 11 Juni harus dipindahkan ke Argentina karena beberapa masalah di Indonesia, termasuk masalah keikutsertaan Timnas Israel.
Kepercayaan kepada Indra Sjafri, yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik PSSI, akhirnya membuahkan hasil dengan meraih dua gelar untuk Timnas Indonesia, yang semuanya diraih di Phnom Penh. Hal ini menjadikan Indra Sjafri sebagai salah satu pelatih paling sukses di Indonesia. Sebelumnya, ia juga memimpin Timnas Garuda Muda meraih gelar juara Piala AFF U-19 pada tahun 2013.
Saat Timnas U-19 meraih kemenangan tersebut, para penggemar sepak bola di Indonesia merasa sangat bangga. Bahkan, Evan Dimas dan rekan-rekannya mendapatkan sambutan yang luar biasa saat bermain di berbagai daerah di Indonesia.
Jika Indra Sjafri terus dipercaya untuk melatih timnas, tidak ada yang tidak mungkin untuk meraih prestasi lebih besar di masa depan. Apalagi Indra Sjafri dikenal sebagai pelatih yang pandai dalam memilih pemain muda, dan banyak dari mereka yang sekarang menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.
Namun, segalanya tergantung pada keputusan PSSI yang saat ini dipimpin oleh Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN. Dukungan dari masyarakat juga sangat penting untuk memajukan sepak bola Indonesia.







