SERANG, SEBARAYA.COM – Menghadapi tantangan industri maritim yang kian kompleks pada tahun 2026, PT Arjaya Berkah Marine, perusahaan yang bergerak di bidang reparasi dan penutuhan kapal yang berlokasi di Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, resmi meluncurkan aplikasi berbasis web terbaru sebagai bagian dari transformasi digital perusahaan.
Peluncuran aplikasi ini menjadi langkah strategis Arjaya Berkah Marine dalam mengoptimalkan efisiensi operasional, meningkatkan keakuratan administrasi, serta mempercepat proses digitalisasi layanan di sektor reparasi dan penutuhan kapal.
Aplikasi berbasis web tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai proses administrasi yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Melalui sistem manajemen terpusat, tim operasional kini dapat memantau pergerakan aset, jadwal pemeliharaan, hingga manajemen logistik secara real-time.
“Kami menyadari bahwa kecepatan dan akurasi data adalah kunci utama. Peluncuran aplikasi berbasis web ini merupakan solusi untuk memangkas birokrasi internal sekaligus memberikan nilai tambah bagi klien kami,” ujar Rahmatulloh, Divisi Kehumasan PT Arjaya Berkah Marine, melalui keterangan tertulis yang diterima awak media, Senin (9/2/2026).
Menurut Rahmatulloh, penerapan teknologi digital ini diyakini mampu menekan biaya operasional sekaligus meminimalisir kesalahan manusia (human error) yang kerap terjadi dalam proses input data dan administrasi.
“Kami memproyeksikan peningkatan efisiensi kerja hingga 30 persen. Dengan adanya aplikasi ini, target utama kami adalah meminimalisasi human error dalam pengelolaan data dan administrasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, langkah inovatif ini juga menjadi bagian dari upaya Arjaya Berkah Marine dalam memperkuat posisinya sebagai perusahaan galangan kapal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi Industri 4.0.
Dengan implementasi aplikasi berbasis web tersebut, PT Arjaya Berkah Marine optimistis dapat terus meningkatkan daya saing perusahaan, sekaligus memberikan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan di industri maritim nasional. (RST)







