SERANG, SEBARAYA.COM – Mengalami motor yang tidak bisa distarter meski aki baru diganti tentu menjadi pengalaman menjengkelkan bagi pengendara. Aki merupakan komponen vital dalam sistem kelistrikan motor, tetapi jika masalah tetap terjadi, ada kemungkinan penyebabnya berasal dari komponen lain.
Menurut Service Engineer PT Mitra Sendang Kemakmuran, Dey Yuga Kharisma, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan motor gagal distarter meskipun aki dalam kondisi baru.
“Selain aki, ada juga komponen seperti dinamo starter dan relay. Jika motor masih tidak bisa distarter setelah mengganti aki, mungkin ada kendala pada sistem kelistrikan lainnya. Bisa jadi kabel putus, terjepit, atau bahkan digigit tikus. Selain itu, bisa juga relay starter atau dinamo starter yang mengalami kerusakan,” jelasnya.
Agar pengendara dapat mengidentifikasi penyebab utama masalah tersebut, berikut beberapa faktor yang perlu diperiksa:
- Kabel atau Koneksi Aki Longgar
Pastikan kabel aki terhubung dengan kuat agar arus listrik mengalir dengan baik. Periksa juga apakah ada kotoran atau karat yang menghambat koneksi.
- Saklar Starter Bermasalah
Saklar starter yang kotor atau rusak bisa menjadi penyebab motor tidak dapat distarter. Bersihkan dengan cairan pembersih atau udara bertekanan, dan jika masih bermasalah, segera periksa ke bengkel.
- Kerusakan Dinamo Starter
Dinamo starter berfungsi untuk memutar mesin saat tombol starter ditekan. Jika rusak, mesin tidak akan hidup meskipun aki masih baru. Sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
- Relay Starter Rusak
Relay starter berperan sebagai penghubung antara aki dan dinamo starter. Jika relay rusak, arus listrik tidak dapat mengalir. Coba dengarkan suara “klik” saat menekan tombol starter; jika tidak terdengar, kemungkinan relay bermasalah.
- Sekring Putus
Sekring bertugas melindungi sistem kelistrikan dari arus berlebih. Jika sekring putus, aliran listrik ke starter akan terputus. Periksa dan gantilah sekring jika ditemukan putus.
Jika motor tetap tidak bisa distarter setelah memeriksa komponen-komponen di atas, sebaiknya segera bawa ke bengkel resmi untuk mendapatkan penanganan dari teknisi berpengalaman. Dengan perawatan rutin dan pemeriksaan berkala, masalah starter motor dapat diminimalisir sehingga kendaraan tetap dalam kondisi optimal dan siap digunakan setiap saat. (RST)







