Daftar Isi
CILEGON, SEBARAYA.COM – Universitas Faletehan (UF) kembali menorehkan capaian dalam peningkatan mutu pendidikan. Di tengah momentum Wisuda ke-VIII Gelombang I yang berlangsung di Ballroom Hotel Royale Krakatau, Cilegon, Selasa (6/10/2026), kampus tersebut menegaskan komitmennya melahirkan lulusan berkualitas sekaligus memperkuat standar mutu institusi.
Sebanyak 354 lulusan dari berbagai program akademik dan profesi resmi mengikuti prosesi wisuda. Namun, bagi Universitas Faletehan, wisuda bukan sekadar seremoni melepas mahasiswa menuju dunia profesional. Momentum tersebut menjadi penanda perjalanan kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat program studi, sekaligus membangun lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja.
Rektor Universitas Faletehan, Prof. Andiko Nugraha Kusuma, mengatakan perkembangan perguruan tinggi tidak cukup hanya dilihat dari jumlah lulusan yang dihasilkan. Menurutnya, peningkatan mutu institusi dan program studi menjadi bagian penting dalam perjalanan Universitas Faletehan.
Empat Prodi Raih Akreditasi Unggul
Salah satu capaian yang menjadi sorotan adalah keberhasilan empat program studi Universitas Faletehan memperoleh akreditasi Unggul. Keempatnya yakni D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners, serta S1 Kesehatan Masyarakat yang menjadi capaian terbaru.
Andiko menegaskan, predikat Unggul bukan hanya simbol pencapaian institusi, melainkan hasil dari proses panjang yang melibatkan seluruh sivitas akademika. “Predikat tersebut bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti kerja keras dan sinergi seluruh sivitas akademika dalam menjaga serta meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Andiko.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Universitas Faletehan dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berorientasi pada mutu dan kebutuhan dunia profesional.
LLDIKTI Apresiasi Perkembangan UF
Perkembangan Universitas Faletehan juga mendapat apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat-Banten, Lukman, yang hadir dalam prosesi wisuda.
Dalam kesempatan tersebut, Lukman memberikan pesan kepada para wisudawan sekaligus mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Universitas Faletehan. Ia juga menyoroti perkembangan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Faletehan yang dinilai semakin dekat menuju predikat Unggul.
Hal tersebut menjadi dorongan bagi Universitas Faletehan untuk terus menjaga konsistensi peningkatan mutu, tidak hanya pada level program studi tetapi juga dalam pengembangan institusi secara keseluruhan.
Perkuat Jejaring hingga Dunia Industri
Selain mengejar peningkatan akreditasi, Universitas Faletehan juga terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Kerja sama dibangun bersama perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan industri, rumah sakit, hingga berbagai mitra strategis lainnya.
Menurut Andiko, penguatan jejaring tersebut diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun lulusan. Kolaborasi tersebut dapat membuka ruang yang lebih luas untuk praktik lapangan, magang, penelitian, pengabdian kepada masyarakat hingga peluang kerja bagi mahasiswa dan lulusan.
“Penguatan jejaring tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan lulusan, mulai dari praktik lapangan, magang, penelitian, pengabdian, hingga peluang kerja,” jelas Andiko.
Dengan demikian, capaian akreditasi dan kerja sama eksternal tidak berhenti sebagai prestasi administratif, tetapi diharapkan berdampak langsung terhadap pengalaman belajar dan kesiapan lulusan memasuki dunia profesional.
Wisuda Jadi Awal Langkah Baru
Bagi 354 wisudawan yang dilepas pada Wisuda ke-VIII Gelombang I, capaian Universitas Faletehan tersebut menjadi bagian dari perjalanan baru setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Universitas Faletehan menempatkan peningkatan mutu sebagai proses berkelanjutan. Akreditasi Unggul menjadi salah satu indikator capaian, sementara penguatan kompetensi mahasiswa, jejaring kerja sama dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja menjadi agenda yang terus dikembangkan.
Dengan fondasi tersebut, UF berupaya memastikan para lulusannya tidak hanya membawa ijazah ketika meninggalkan kampus, tetapi juga memiliki kompetensi, pengalaman dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat serta dunia profesional. (RST)







