TANGERANG, SEBARAYA.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, jumlah lapak penjual hewan kurban di Banten terus meningkat dan dapat ditemui di berbagai lokasi, termasuk sepanjang jalan raya. Para penjual ini beroperasi selama 24 jam hingga hari raya tiba, sehingga membutuhkan penerangan listrik yang memadai agar hewan kurban tetap dalam kondisi aman dan terpantau, terutama pada malam hari.
Untuk menjawab kebutuhan listrik para penjual hewan kurban selama periode ini, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten (PLN UID Banten) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Banten Utara (PLN UP3 Banten Utara) melakukan pengecekan di lapak-lapak hewan kurban di berbagai titik di wilayah kerjanya. Pengecekan ini mencakup area Unit Layanan Pelanggan (PLN ULP) Cilegon di daerah Ketileng, Kota Cilegon, ULP Serang di daerah Calung dan Cikepuh, serta ULP Cikande di Desa Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.
Langkah pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penerangan yang digunakan di lapak-lapak tersebut legal dan aman, sehingga terhindar dari bahaya korsleting listrik akibat pencurian listrik yang dapat menyebabkan kebakaran dan kerugian lainnya. Selain itu, PLN juga menawarkan program layanan penyambungan sementara bertajuk “Pas Di Hati – Penyambungan Sementara dengan Efisien, Andal, Cepat, dan Mendukung Langit Biru” untuk memenuhi kebutuhan listrik para pedagang hewan kurban.
General Manager PLN UID Banten, Abdul Mukhlis, menjelaskan bahwa PLN telah menyediakan layanan kelistrikan sementara untuk berbagai keperluan, seperti pesta, hajatan, dan penerangan lapak penjualan hewan kurban temporer. Layanan ini dapat diakses melalui fitur Penyambungan Sementara di aplikasi PLN Mobile.
“Fitur ini dihadirkan untuk melayani pelanggan yang membutuhkan sambungan listrik sementara untuk kegiatan tertentu, seperti pada momen menjelang Idul Adha bagi para pedagang hewan kurban. Dengan menggunakan PLN Mobile, pelanggan bisa mengajukan sambungan sementara dengan cepat, mudah, dan praktis sehingga tidak perlu lagi menyewa genset,” jelas Abdul Mukhlis, Senin (3/6).
Abdul Mukhlis juga mengajak para pelaku usaha perdagangan hewan kurban untuk memanfaatkan layanan penyambungan sementara ini. Ia memastikan bahwa listrik PLN andal dan ramah lingkungan, serta lebih efisien dibandingkan menggunakan mesin berbahan bakar solar.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan para penjual hewan kurban dapat menjalankan usahanya dengan lebih aman dan nyaman, serta terhindar dari risiko-risiko yang tidak diinginkan. (RST)







