Daftar Isi
Fakta-fakta Sebelum Menonton Suzume no Tojimari
Melalui berbagai penelusuran, berikut fakta-fakta yang bisa Anda baca sebelum menonton Suzume no Tojimari:
Trauma Korban Bencana Alam
Setelah Kimi no Nawa dan Weathering with You, banyak orang menganggap Makoto Shinkai selalu menonjolkan hubungan romansa antar tokoh dalam setiap filmnya. Sementara Suzume no Tojimari menampilkan Suzume, gadis SMA yang semasa kecil menjadi korban bencana gempa di Kyushu dan kehilangan sosok ibunya. Selama perjalanan mengunci pintu, Suzume juga akan berhadapan dengan trauma masa lalu yang membuatnya kehilangan.
Pintu Tempat Terbengkalai
Pintu merupakan simbol jalur masuknya cacing tanah, yang akan menyebabkan gempa. Setiap pintu terletak di tempat terbengkalai dalam Suzume no Tojimari, atau lebih dikenal sebagai tempat bekas terjadinya gempa sebelumnya. Jika Anda memperhatikan detail tempat-tempat tersebut, ini sesuai dengan kejadian gempa sebenarnya yang terjadi di Jepang.
Simbolisme Pintu
Terbukanya sebuah pintu menjadi pertanda buruk bagi Suzume dan Sota, karena akan keluarnya cacing (istilah supernatural) atau tanda akan terjadinya kembali gempa pada tempat yang sama. Dari sini, Anda yang telah menonton Suzume no Tojimari perlahan-lahan mulai memahami pesan yang dimaksud oleh sang sutradara.
Daijin ‘Batu Kunci’
Pada trailer Suzume no Tojimari, Anda mungkin gemas melihat munculnya kucing kecil berwarna putih yang bisa berbicara layaknya manusia. Meskipun film ini memang anime, namun Makoto Shinkai melibatkan karakter yang penting menjalankan alur ceritanya, seperti kucing bernama Daijin, yang sebelumnya menjadi batu kunci. Istilah batu kunci ini berkaitan erat dengan sejarah Jepang, yang meyakini batu kunci ini menyegel semua pintu agar tidak terbuka.
Cacing Tanah
Saat melihat seekor cacing hitam besar muncul menyebabkan bencana alam gempa di Jepang. Bentuknya seperti lele, dalam kepercayaan leluhur Jepang menganggap gempa bumi akan terjadi saat lele raksasa mengamuk. Melansir dari ciatr-jp, lele sering berperilaku tidak normal sebelum gempa besar. Sehingga orang-orang dahulu menganggap ikan lele besar hidup jauh di dalam tanah, yang menyebabkan gempa.
Makna Daijin
Dalam film Suzume no Tojimari, Daijin adalah kucing putih yang juga menjadi batu kunci untuk menyegel pintu-pintu. Daijin memiliki peran penting dalam membantu Suzume dan Sota menyelesaikan misi mereka. Meskipun hanya seekor kucing, Daijin memberikan makna yang dalam pada film ini.
Keunikan Suzume no Tojimari
Suzume no Tojimari memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan film-film Makoto Shinkai sebelumnya. Film ini lebih fokus pada pesan yang ingin disampaikan daripada hubungan romansa antar tokoh. Selain itu, Suzume no Tojimari juga menghadirkan teka-teki yang menarik, membuat penonton penasaran dan ingin mengetahui bagaimana akhir ceritanya.
Sukses Besar di Indonesia
Suzume no Tojimari sukses besar di Indonesia, terbukti dari jumlah penonton yang mencapai lebih dari 100 ribu orang. Hal ini menunjukkan bahwa film ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia dan berhasil menarik perhatian para penggemar anime di tanah air.







