PLN UID Banten Dorong Perubahan Positif Lewat 12 Program Berbasis SDGs 

SERANG, SEBARAYA.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali mempertegas perannya sebagai mitra pembangunan berkelanjutan dengan meluncurkan 12 program unggulan yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Banten. Program-program ini dirancang untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), mulai dari pendidikan berkualitas hingga pelestarian lingkungan.

General Manager PLN UID Banten, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. “Alhamdulillah, dengan 12 program ini, kami dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin PLN tidak hanya dikenal sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang berdampak positif secara luas,” ujar Andy Acha.

Bacaan Lainnya

Di bidang pendidikan, PLN UID Banten memperkenalkan Generasi Bersinar, sebuah program yang menggabungkan pengembangan bakat olahraga seperti sepak bola dan voli dengan pembentukan karakter positif generasi muda. Program ini mendukung SDGs nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan memberikan akses pembinaan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka.

Selain itu, PLN meluncurkan Inklusi Ramah Berteknologi, yang memberikan pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus sekaligus pelatihan untuk guru. Inisiatif ini berkontribusi pada SDGs nomor 10 (Mengurangi Ketimpangan) dengan memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan.

Salah satu program inovatif adalah pemanfaatan limbah baterai kendaraan listrik. Bersama Universitas Pamulang, PLN mengembangkan Fish Attracting Light (FAL), alat bantu nelayan ramah lingkungan. Program ini mendukung SDGs nomor 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan SDGs nomor 14 (Ekosistem Lautan).

Di sektor ekonomi, PLN UID Banten menggerakkan pengembangan UMKM melalui program Agrosejahtera dan Kampung Gula Semut, yang memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani dan pengrajin lokal. Upaya ini mendukung SDGs nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.

PLN juga mendirikan HUB UMKM PLN, pusat pelatihan terintegrasi untuk pelaku UMKM. Program ini menawarkan pelatihan, bantuan legalitas usaha, dan pengembangan produk, yang selaras dengan SDGs nomor 1 (Tanpa Kemiskinan).

“Melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pasar, kami berharap UMKM binaan dapat berkembang lebih jauh. UMKM yang kuat akan menjadi pilar penting dalam mendorong ekonomi lokal,” kata Edhy Surbakti, pengelola HUB UMKM PLN.

PLN UID Banten juga meluncurkan program Desa Berdaya, seperti Agrowisata Kopi Gunung Karang dan Budidaya Lele. Program ini bertujuan mengembangkan potensi lokal menjadi daya tarik wisata dan sumber penghidupan masyarakat desa. Inisiatif ini mendukung SDGs nomor 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).

Andy Acha menegaskan pentingnya integrasi SDGs dalam setiap program PLN UID Banten. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Banten dan generasi mendatang. Program-program ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Dengan diluncurkannya 12 program unggulan ini, PLN UID Banten semakin memperkuat perannya sebagai katalisator perubahan positif, baik di tingkat lokal maupun nasional. Program-program ini tidak hanya mendukung upaya global dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Banten. (RST)

Silakan baca konten menarik lainnya dari Sebaraya.com di →

Pos terkait