Keempat, digunakan sebagai media latihan para pembasmi iblis. Yoriichi Zeroshiki memanglah tiruan dari pendekar Pedang asli terhebat sepanjang sejarah, yaitu Yorijitsugukuni. Namun, leluhur Kotetsu membuatnya dengan enam lengan yang masing-masing dipersenjatai dengan Katana.
Hal tersebut dimaksudkan karena dua lengan Yoriichi Zeroshiki tak mungkin mampu menandingi kemampuan dan kecepatan dari Yorijitsugukuni asli yang jadi model dasarnya.
Dan tentu saja hal itu terlihat bahwa kemampuan Yorijitsugukuni begitu absurd dan kuat bahkan hingga boneka tiruannya saja harus dibuat dengan enam lengan untuk bisa lebih mendekati kepada kekuatan sosok Yoriichi tersebut.
Kelima, Hashira Kabut merusak Yoriichi Zeroshiki karena telah berusia ratusan tahun. Tak heran kalau kondisi Yoriichi Zeroshiki ini sudah sangat rapuh dan tidak menampilkan performa terbaik saat eranya dulu.
Tampilan wajahnya saja sudah rusak setengah. Kerusakan fisik ini semakin parah setelah Muichiro Tokito, sang Hashira Kabut, berhasil merebut kunci untuk mengaktifkan Yoriichi Zeroshiki dan menggunakannya untuk berlatih.
Namun, hasilnya Tokito pun berhasil mematahkan pelindung bahu kiri dan salah satu lengan kanan boneka tersebut.
Yang keenam, membantu Tanjiro meningkatkan kemampuannya. Berbeda dengan Tokito yang terlihat egois karena memaksa Kotetsu untuk meminjamkan Yoriichi Zeroshiki ini, maka lain halnya dengan Tanjiro yang sejak awal berniat membantu Kotetsu.
Di sini, Kotetsu memperbaiki kerusakan yang telah dibuat oleh Tokito. Lalu, mempersilahkan Tanjiro menggunakan boneka petarung tersebut untuk berlatih dan sambil diawasi oleh Kotetsu. Tanjiro pun kemudian melalui latihan kerasnya selama 7 hari lamanya tanpa makan dan minum.
Berkat latihan intensif ini, Tanjiro pun akhirnya berhasil meningkatkan kemampuannya, yaitu untuk memprediksi arah serangan lawan, memanfaatkan penciuman tajamnya, atau seperti melihat masa depan dengan sekilas hanya dengan penciuman tajamnya.







