DEPOK, SEBARAYA.COM – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh komunitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Depok. Komunitas Sahabat Amanina Depok bersama Yayasan Maharani Kirana Pertiwi (YMKP) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Toko PINTU Depok.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar pelaku UMKM sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim yang berasal dari keluarga pelaku usaha kecil di Depok.
Ketua Komunitas Sahabat Amanina Depok, Henny Juliana, mengatakan bahwa santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan oleh komunitas tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap keluarga pelaku UMKM.
“Kegiatan santunan anak yatim ini setiap tahun kami adakan sebagai bentuk kepedulian Sahabat Amanina kepada keluarga UMKM di Depok. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan anggota Sahabat Amanina dalam suasana Ramadan melalui buka puasa bersama,” ujar Henny.
Acara tersebut digelar di Toko PINTU Depok, sebuah ruang usaha kreatif yang dikelola oleh Yayasan Maharani Kirana Pertiwi. Toko ini menjadi bagian dari gerakan usaha sosial yang tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan literasi dan pemberdayaan masyarakat.
Co-Founder YMKP, Putu Anggreni, menjelaskan bahwa Toko PINTU mengusung konsep berbagi barang layak pakai yang masih memiliki nilai guna, seperti pakaian dan berbagai kebutuhan lainnya, untuk dijual kembali dengan harga terjangkau.
“Melalui Toko PINTU, kami mengumpulkan pakaian dan berbagai barang dari para sahabat yang masih layak pakai untuk dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Selain membantu masyarakat mendapatkan barang berkualitas dengan harga hemat, seluruh hasil penjualan digunakan 100 persen untuk membeli buku dan mengembangkan perpustakaan-perpustakaan desa yang kami dirikan,” jelas Putu.
Menurut Putu, inisiatif usaha kreatif seperti Toko PINTU merupakan bagian dari visi besar YMKP untuk membangun 100 perpustakaan desa dan kampung di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini bertujuan untuk memperkuat budaya literasi masyarakat sekaligus mendorong masyarakat agar tetap sehat, produktif, dan berdaya melalui kebiasaan membaca. Saat ini jaringan perpustakaan desa yang digagas YMKP telah beroperasi di 28 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Dua di antaranya berada di sekitar Depok, yakni di Citayam dan Bojonggede.
Secara nasional, jaringan perpustakaan tersebut tersebar mulai dari Pulau Samosir di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi, Flores hingga Maluku Tenggara. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiah Hikmah Ramadan yang disampaikan oleh Ustad Muda Abdullah Gymnastiar asal Gorontalo dari Pondok Pesantren At Tayba Depok.
Dalam ceramahnya, ia menyampaikan kisah-kisah inspiratif para nabi hingga perjuangan di masa Rasulullah SAW dalam mengajak umat mencintai Allah serta menjalani kehidupan dengan keimanan dan ketulusan.
Melalui kisah tersebut, para peserta diajak mengambil pelajaran tentang kesabaran, keteguhan iman, serta pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Putu menambahkan bahwa gerakan sosial yang dijalankan YMKP juga mendapat dukungan dari para anggota komunitas yang sebagian besar merupakan entrepreneur dan financial planner yang tergabung dalam Komunitas Langkah Kemenangan Group (LKG).
“Melalui sayap yayasan ini, para mitra di Langkah Kemenangan Group dapat terus berkembang dengan visi yang lebih besar. Kami ingin terus membuka ruang kreativitas, peluang bekerja, sekaligus peluang berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Putu.
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, para penyelenggara berharap semangat berbagi di bulan Ramadan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara komunitas bisnis, pelaku UMKM, dan organisasi sosial dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, produktif, dan berdaya. (RST)







