JAKARTA, SEBARAYA.COM – Pebalap muda Indonesia menunjukkan performa kompetitif pada putaran pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu–Minggu (28 Februari–1 Maret 2026).
Kegigihan para pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) langsung membuahkan hasil. Bintang Pranata Sukma sukses merebut podium ketiga pada balapan pertama dan finis lima besar pada balapan kedua.
Empat pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) — Bintang Pranata, Resky Yusuf, Maulana Malik, dan Muh Badly Ayatullah — tampil penuh determinasi sejak sesi kualifikasi.
Bintang memulai balapan pertama dari posisi kelima, Resky keempat, Badly ke-11, dan Maulana ke-14. Pada lima lap awal, Bintang, Resky, dan Badly langsung terlibat dalam perebutan posisi podium. Persaingan ketat membuat posisi terus berubah, sementara strategi manajemen ban menjadi kunci bertahan di barisan depan.
Drama terjadi di tikungan terakhir. Bintang yang berada di posisi kelima melakukan manuver agresif, menyusup melewati dua pebalap di depannya dengan pengereman presisi dan cornering mulus. Hasilnya, podium ketiga berhasil diamankan untuk Indonesia.
Pada balapan pertama, Resky finis di posisi ke-10, Badly ke-14, dan Maulana ke-15.
Balapan kedua berlangsung lebih panas. Bintang langsung memimpin sejak awal lomba. Badly dan Resky juga sempat bersaing di lima besar, sementara Maulana berupaya menembus 10 besar.
Memasuki lap-lap akhir, tensi meningkat. Bintang dan Badly sempat melebar sehingga keluar dari perebutan podium. Insiden juga menimpa Resky yang terjatuh usai bersenggolan dengan pebalap lain.
Bintang sebenarnya finis keempat, namun penalti membuatnya turun satu posisi ke peringkat kelima. Badly menyelesaikan balapan di posisi enam dan Maulana di posisi 14.
Hasil ini menempatkan Bintang di posisi keempat klasemen sementara dengan 27 poin. Badly berada di posisi 10 (12 poin), Resky posisi 13 (6 poin), dan Maulana posisi 17 (3 poin).
Bintang mengaku balapan kedua menjadi tantangan tersendiri. “Alhamdulillah, round pertama Moto4 Asia Cup sudah selesai. Perjalanan race dua cukup menantang. Saya sempat mencoba mencuri posisi podium bahkan terdepan, namun di lap akhir banyak insiden yang membuat saya harus turun satu posisi. Terima kasih atas dukungannya, saya akan mempersiapkan diri lebih baik lagi di seri Qatar,” ujarnya.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi daya juang para pebalap muda Indonesia.
“Para pebalap muda mampu menampilkan pertarungan kompetitif melawan pebalap potensial Asia lainnya. Ini menjadi bekal positif. Melalui semangat Satu Hati, kami akan terus mendukung mereka untuk tumbuh sebagai pebalap berprestasi dan membanggakan bangsa,” ungkapnya.
Putaran berikutnya IM4AC 2026 akan digelar pada April mendatang di Lusail International Circuit, Qatar. Tantangan baru menanti, dan harapan publik Indonesia kini tertuju pada kiprah para pebalap muda untuk kembali mengibarkan Merah Putih di pentas Asia. (RST)







